Polewali Mandar, Komunika Nusantara. Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berlangsung ketat, profesional, dan transparan. Seluruh peserta diwajibkan mengumpulkan telepon genggam sebelum ujian dimulai sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi kecurangan dan memastikan objektivitas penilaian, Rabu 17/12/2025.
Seleksi ini menjadi bagian dari strategi reformasi birokrasi sekaligus upaya percepatan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi kinerja.
Tahapan seleksi meliputi uji kompetensi berupa pembuatan makalah berbasis komputer yang dilaksanakan secara terkontrol. Setelah itu, peserta akan mengikuti wawancara langsung, yang bobot penilaiannya menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan kelulusan.
Anggota Tim Seleksi (Timsel) JPT Pratama, Mujirin M. Yamin, menegaskan bahwa seluruh peserta diuji secara menyeluruh. “Penilaian difokuskan pada kapasitas, kapabilitas, serta kesesuaian kompetensi dengan jabatan yang dilamar. Tim seleksi juga mendalami kelayakan peserta untuk tetap menduduki atau berpindah pada jabatan strategis tertentu, termasuk di sektor pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, menyampaikan bahwa berdasarkan tahapan seleksi dan hasil wawancara yang berjalan, penempatan jabatan direncanakan pada Januari 2026.
Uji kompetensi JPT Pratama ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer SPM Negeri 4 Polewali dan diikuti oleh 24 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Polman.
Melalui proses seleksi yang ketat dan objektif ini, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap dapat menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang kompeten, profesional, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.














