POLMAN, Komunika Nusantara .Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus mendorong pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah sebagai upaya memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antardaerah, serta mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya di kawasan pedesaan dan sentra perdagangan.
Salah satu ruas jalan yang tengah mendapat penanganan adalah Jalan Tabri di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo. Jalan ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan kawasan permukiman dengan pasar, sekolah, pusat usaha, serta jalur transportasi yang terhubung dengan Jalan Trans.
Peningkatan Jalan Tabri dengan panjang sekitar 450 meter dan lebar 4,5 meter tersebut dikerjakan oleh CV Citra Mandiri Utama. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bagi anak sekolah, pedagang, pelaku usaha, dan masyarakat yang hendak menuju pasar.
Selain menjadi jalur penghubung menuju pusat kegiatan ekonomi, Jalan Tabri juga kerap dimanfaatkan sebagai jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Akses ini turut menunjang pergerakan kendaraan pengangkut hasil pertanian serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Sidodadi dan Wonomulyo.
Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari warga yang selama ini menggunakan ruas tersebut untuk menunjang berbagai kebutuhan. Masyarakat berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Salah seorang warga, Iksan, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelum diperbaiki cukup memprihatinkan, terutama ketika musim hujan. Genangan air dan kerikil yang terlepas dari permukaan jalan kerap mengganggu pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.
“Dulu kalau hujan, jalan biasa tergenang air dan banyak kerikil lepas. Itu cukup membahayakan pengendara, terutama roda dua. Dengan diperbaikinya jalan ini, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Polman, khususnya Bupati Samsul Mahmud, yang terus melakukan pembangunan untuk masyarakat,” ujar Iksan.
Menurutnya, meskipun pekerjaan masih berlangsung, pembangunan tersebut telah memberikan harapan bagi warga. Ia berharap penanganan jalan dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat secara luas.
Pembangunan Jalan Tabri merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi di berbagai wilayah. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi ruas jalan yang memerlukan perbaikan.
Direksi teknis pekerjaan infrastruktur jalan, Riskal Suwandi, menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan jalan dilaksanakan secara bertahap. Sejumlah ruas telah selesai dikerjakan, sementara beberapa lainnya masih dalam proses pelaksanaan.
“Untuk pekerjaan infrastruktur jalan tahun ini, semakin banyak yang sudah selesai dan masih ada beberapa pekerjaan yang sementara berproses. Insyaallah, kita upayakan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tahun ini,” ujar Riskal.
Ia menambahkan, pembangunan dan peningkatan jalan diarahkan untuk memperbaiki kualitas akses transportasi yang dibutuhkan masyarakat, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik.
Selain Jalan Tabri di Kelurahan Sidodadi, sejumlah ruas jalan lain juga mendapat penanganan. Di antaranya ruas Mapilli Barat menuju Dusun Puppalawo, Desa Baru, yang menjadi akses bagi masyarakat setempat dalam menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Pemkab Polman juga menangani ruas Jalan Katitting–Puawang yang menjadi salah satu akses penting masyarakat menuju Kabupaten Majene, khususnya bagi warga Desa Galung Lombok dan wilayah sekitarnya.
Sebelum mendapat penanganan, ruas Jalan Katitting–Puawang kerap dikeluhkan karena mengalami kerusakan dan genangan air saat hujan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran perjalanan, tetapi juga memengaruhi kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Keberadaan fasilitas pendidikan, seperti sekolah dasar dan taman kanak-kanak di sekitar kawasan tersebut, turut menjadikan kondisi jalan sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat. Jalan yang memadai diperlukan agar aktivitas warga, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah, dapat berlangsung lebih aman dan lancar.
Melalui pekerjaan rabat beton, penanganan ruas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses jalan sekaligus mengurangi persoalan genangan air yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Peningkatan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang layak tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga membantu memperlancar distribusi hasil pertanian, mengurangi hambatan transportasi, serta mendukung kegiatan perdagangan dan jasa.
Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan, akses jalan yang baik menjadi salah satu faktor penunjang kelancaran aktivitas sehari-hari. Petani dapat lebih mudah mengangkut hasil panen, pedagang lebih leluasa mendistribusikan barang, sementara masyarakat memperoleh akses yang lebih baik menuju sekolah, pasar, dan fasilitas pelayanan publik.
Karena itu, pembangunan jalan di sejumlah wilayah Polman diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pengguna jalan secara langsung, tetapi juga bagi pergerakan ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya.
Di bawah kepemimpinan Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan yang terus didorong untuk mendukung konektivitas wilayah dan pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, pelaksanaan pembangunan tetap perlu memperhatikan kualitas konstruksi, kesesuaian dengan spesifikasi teknis, sistem drainase, serta ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan. Aspek tersebut penting agar jalan yang dibangun dapat digunakan secara optimal dan memiliki daya tahan yang baik.
Dengan peningkatan sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Tabri di Kelurahan Sidodadi, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur di Polewali Mandar terus berlanjut secara merata, sehingga akses transportasi semakin baik dan mampu menunjang kegiatan ekonomi serta kehidupan masyarakat sehari-hari.













