Polewali Mandar, Komunika Nusatara. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Polewali Mandar (PGRI) Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM, memberikan apresiasi kepada pengurus cabang PGRI Kecamatan Alu atas terselenggaranya kegiatan pelepasan anggota purnabakti guru.

Kegiatan tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam menjaga silaturahmi serta memperkuat solidaritas antaranggota, termasuk mereka yang telah memasuki masa pensiun, Sabtu 14/02/2026

Menurut Arifin Yambas, tidak banyak organisasi profesi yang secara konsisten memberikan penghormatan resmi kepada anggotanya setelah purna tugas. Namun di PGRI, setiap guru yang memasuki masa purnabakti tetap dilepas secara layak sebagai bentuk
penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama puluhan tahun.

“Ini bukti bahwa PGRI tetap menjaga silaturahmi dan solidaritas. Kami berharap kekompakan ini terus terpelihara, karena PGRI merupakan ujung tombak dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, khususnya dalam mewujudkan Polewali Mandar yang sehat, cerdas, dan maju, berlandaskan nilai agama dan budaya serta berwawasan lingkungan melalui penguatan sektor pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun telah purna bakti, para guru tetap diharapkan memberikan saran dan masukan bagi pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan. Para pensiunan ASN juga dapat berhimpun dalam wadah Persatuan Werdatama Republik Indonesia (PWRI) sebagai ruang silaturahmi sekaligus kontribusi berkelanjutan.

Lebih lanjut disampaikan, guru memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Walaupun telah pensiun, para pendidik tetap menjadi tokoh rujukan, khususnya di wilayah pelosok. Tidak jarang masyarakat meminta pendapat dan solusi kepada para guru atas berbagai persoalan sosial.

“Atas nama PGRI, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas jasa para guru yang telah mengabdi lebih dari 30 bahkan hampir 40 tahun. Tugas guru itu ada tiga, yakni mendidik, mengajar, dan melatih. Semua itu telah dijalankan dengan penuh dedikasi,” tambahnya.

Arifin Yambas juga mengapresiasi kontribusi para guru purnabakti yang telah mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi peserta didik, baik pada ajang lomba tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Kepada guru yang masih aktif, ia berpesan agar meneruskan program-program baik yang telah dirintis para senior serta terus meningkatkan inovasi dalam pembelajaran.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Kecamatan Alu menyampaikan bahwa berdasarkan laporan panitia, terdapat 11 guru purnabakti, dengan rincian empat orang telah meninggal dunia dan tujuh orang telah memasuki masa pensiun.

“Kami berharap nilai-nilai keteladanan para pendahulu dapat dilanjutkan. Mari kita contoh kebaikan mereka dan terus berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar,” tutup Arifin Yambas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here