Polman, Komunika Nusantara. Green house yang ada di pojok selatan alun alun polewali mandar saat ini adalah tempat pembibitan tanaman yang direlokasi dari kantor DLHK karena tempat di DLHK tidak referentatif lagi digunakan untuk melayani permintaan bantuan bibit tanaman dari masyarakat.
Yang saat ini ditempati oleh pembibitan ini awalnya adalah lahan kosong, selain pembibitan lahan ini juga dimanfaatkan untuk mengaplikasikan pupuk organik sampah yang dihasilkan dari LKW MATAPPA Wonomulyo untuk kebun tanaman sayur sayuran.
Ditempat ini juga, tersusun paving blok dari sampah plastik yang dihasilkan dari pengolahan sampah di polewali mandar.
Selain, memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bibit tanaman, tempat ini juga berfungsi sebagai tempat edukasi bahwa sampah saat ini punya nilai ekonomi ketika kita kelola dengan baik dan bahkan bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat polewali mandar
Kegiatan pembibitan sendiri adalah kegitan rutin yang dilakukan di DLHK dan rencananya ditempat ini, akan dibuat pembibitan tanaman tanaman endemik yang ada di polewali mandar tanaman kayu kauyan dan buah buahan sebagai upaya pelestarian.
Pemberian nama green House luyo bersejarah untuk polman baik sebagai pemotivasi bagi tenaga kebersihan dan pertamanan DLHK dan masyarakat untuk bersatu padu mendukung pencapaian visi misi bupati dan wakil bupati yang kebetulan bupatinya berasal dari kecamatan luyo tempat assitalliang allamungan batu yang bersejarah di jazirah mandar.














