Polman, Komunika Nusantara. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar kembali menggelar kegiatan edukatif bertema pengolahan sampah, kali ini dengan menyasar generasi muda di lingkungan sekolah, Jum’at 10/07/2025.
Bertempat di SMP Negeri 4 Polewali, DLHK menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pilah, Pilih Sampah Jadi Uang”, Jumat (11/7), bertepatan dengan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa dan guru, dengan tujuan menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya, serta memperkenalkan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan benar.
Dalam sambutannya, Sekretaris DLHK Bahtiar, S.STP., M.M. menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.
“Melalui edukasi ini, kami berharap siswa-siswi bisa menjadi agen perubahan yang mampu mengajak keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk mulai memilah dan memilih sampah,” ujarnya.
Sesi edukasi mencakup materi tentang jenis-jenis sampah organik dan anorganik, teknik pemilahan yang tepat, serta pengenalan sistem bank sampah dan peluang daur ulang. Siswa juga diajak melakukan praktik langsung memilah sampah yang bernilai jual, serta berdiskusi secara interaktif mengenai dampak sampah terhadap lingkungan.

Kepala SMP Negeri 4 Polewali, Kamaluddin Yasin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Ini adalah langkah positif untuk menumbuhkan budaya cinta lingkungan di kalangan pelajar. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.
DLHK memanfaatkan momentum MPLS untuk menyasar berbagai sekolah sebagai bentuk pendekatan edukasi lingkungan yang berkelanjutan. Setelah kegiatan di tingkat SMP minggu ini, DLHK akan melanjutkan program serupa ke tingkat SMA pada pekan berikutnya.
Dengan program “Pilah, Pilih Sampah Jadi Uang”, DLHK berharap dapat menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan pelajar serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah menuju Polewali Mandar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
.














