Polman, Komunika Nusantara. Kebakaran lahan terjadi di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa malam (3/2/2026) sekitar pukul 21.07 WITA.
Api menghanguskan kebun kelapa seluas sekitar 1,5 hektare dan sempat mengancam permukiman warga.
UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar mengerahkan dua regu dari Pos Damkar Campalagian dan Tinambung dengan dua unit armada. Waktu tanggap tercatat sekitar delapan menit, sementara proses pemadaman berlangsung kurang lebih 10 menit.
Menurut laporan petugas, sumber api berasal dari area perbukitan sekitar 150 meter dari rumah warga dan dengan cepat menjalar ke arah bawah hingga jaraknya tersisa kurang dari 10 meter dari permukiman. Upaya warga memadamkan api secara mandiri tidak berhasil karena kondisi lahan yang kering.
Petugas Damkar Campalagian memimpin pemadaman dengan memprioritaskan pengamanan rumah warga, kemudian bersama Damkar Tinambung melakukan penyisiran dan pendinginan untuk mencegah kebakaran susulan. Kebakaran ini diklasifikasikan sebagai kebakaran kelas A.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., menyebut kebakaran diduga akibat kelalaian manusia dan lokasi kejadian berada dekat area pembuangan sampah.
“Kami mengimbau masyarakat lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api, terutama di lahan terbuka,” ujarnya.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Kapolsek Campalagian beserta personel, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan aparat desa setempat. Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.














