Polewali Mandar , Komunika Nusantara. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba pengumpulan sedekah sampah qurban, Senin, 29 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari jadi ke-66 Kabupaten Polewali Mandar.
Kepala DLHK Polewali Mandar, Mohammad Jumadil, menjelaskan bahwa program sedekah sampah telah dilaksanakan sejak Juni hingga Desember 2025 dan diikuti oleh seluruh petugas kebersihan dan pertamanan sebagai peserta. Rencananya sedekah qurban ini akan beli sapi qurban pada idul adha tahun 2026.
16 orang peserta dinyatakan sebagai penerima hadiah untuk 4 kategori (Petugas Motor/mobil sampah, petugas penyapu jalan, pwtugas pertamanan dan satgas pansus) penghargaan atas partisipasi aktif mereka.
“Program ini merupakan agenda DLHK dalam rangka memeriahkan Hari jadi ke-66 Kabupaten Polewali Mandar. Selama pelaksanaannya 6 bulan sudah sekitar 6,3 ton sampah berhasil dikumpulkan, setara sekitar Rp. 6 Juta” ujar Mohammad Jumadil.
Ia menambahkan, hasil pengelolaan sampah tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial amal jariyah seluruh jajaran DLHK.
Salah satu peserta, Hasmia, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Pilah, olah, Jual yang di gagas oleh DLHK. Menurutnya, program tersebut memiliki nilai ekonomi yang dapat membantu meningkatkan penghasilan keluarga.
“Program ini sangat bagus karena selain menjaga kebersihan lingkungan, juga bisa menambah penghasilan. Saya sudah terlibat sejak 2018 hingga 2025, dan hasilnya sangat membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya.
Sekretaris DLHK Polewali Mandar, Bahtiar S. STP menjelaskan bahwa program menabung sampah telah menghasilkan beberapa manfaat, di antaranya menabung sampah yang dikonversi menjadi uang, mengolah sampah bernilai ekonomis, menabung sampah untuk disedekahkan melalui Baznas, menabung sampah untuk sapi kurban, serta menabung sampah untuk emas. Hingga saat ini, tercatat sekitar 30 nasabah telah mengikuti program tabungan emas dari sampah.
Dalam sambutannya, Kepala DLHK juga menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan memiliki nilai moral dan keimanan. Sedekah sampah bukan hanya tentang kebersihan lingkungan, tetapi juga bagian dari akidah. Kebersihan adalah sebagian dari iman,” tutupnya













