POLMAN, Komunika Nusantara . Kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kabupaten Polewali Mandar menggelar pelantikan pengurus sekaligus penyusunan program kerja periode 2026–2030, Sabtu (25/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarguru, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, serta merumuskan program kerja yang mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menegaskan pentingnya peran MGMP sebagai wadah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kolaborasi dan pengembangan kompetensi guru.

Dalam sambutannya, Arifin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan baik serta berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Polewali Mandar.

Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan dan nasib guru, serta upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, merupakan hal penting yang perlu terus diperjuangkan bersama.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kemajuan daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan, dan guru menjadi salah satu ujung tombak dalam mewujudkan kemajuan tersebut,” ujarnya.

Arifin juga mengingatkan agar MGMP IPS tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi benar-benar berfungsi sebagai ruang diskusi, koordinasi, berbagi pengalaman, dan pengembangan kompetensi bagi para guru.

Ia meminta pengurus segera merealisasikan program kerja yang realistis, terukur, dan memberikan manfaat langsung terhadap proses pembelajaran di sekolah.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Guru dituntut mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, sekaligus membimbing peserta didik agar dapat membedakan informasi yang benar dan bermanfaat dari informasi yang berdampak negatif.

Karena itu, MGMP diharapkan mampu menjadi ruang bagi guru untuk saling belajar, memperkuat kemampuan profesional, serta mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Arifin turut menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antara MGMP, Dinas Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan organisasi profesi guru. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar pendidikan kita semakin maju,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan MGMP IPS dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan secara berkelanjutan, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah sesuai dengan ruang lingkup dan kewenangan masing-masing.

Sementara itu, Ketua MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar, Abd. Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi tersebut akan menjadi ruang koordinasi bagi guru IPS untuk memperkuat komunikasi, bertukar gagasan, dan membahas berbagai persoalan pendidikan.

Ia berharap seluruh anggota dapat menjaga kekompakan dan membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan program organisasi.

“Melalui MGMP IPS, mari kita bersama-sama membangun pendidikan di Polewali Mandar. Organisasi ini harus menjadi ruang untuk berdiskusi, berbagi ilmu, dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Dewan Pembina MGMP IPS, Muhammad Nadir, S. Pd., berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah yang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antarguru.

Ia menilai komunikasi dan kebersamaan merupakan modal penting untuk membangun kerja sama yang produktif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar.

Sebanyak 103 guru IPS dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar tergabung dalam MGMP tersebut. Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, organisasi ini diharapkan semakin aktif menyusun dan melaksanakan program pengembangan kompetensi guru.

Pelantikan dan penyusunan program kerja ini diharapkan menjadi langkah awal bagi MGMP IPS Kabupaten Polewali Mandar untuk memperkuat peran organisasi profesi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here