Polman, Komunika Nusantara. Persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Sekolah Rakyat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus dimatangkan. Dinas Pendidikan Polman memastikan berbagai kebutuhan pendukung dipersiapkan menjelang dimulainya tahapan MPLS pada Akhir September 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat permanen yang berlokasi di Desa Sambawali, Kecamatan Luyo.
Dalam kunjungan tersebut, Arifin bersama pihak terkait berdiskusi dengan tim pelaksana dan tenaga teknis di lokasi. Pembahasan difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana, penataan lingkungan sekolah, serta berbagai kebutuhan yang perlu dipastikan sebelum peserta didik mengikuti tahapan MPLS.
Hasil pemantauan menunjukkan bangunan utama Sekolah Rakyat telah dilengkapi sejumlah fasilitas fisik yang cukup representatif. Di antaranya bangunan permanen, teras yang luas, halaman sekolah, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Namun, pada beberapa bagian kawasan sekolah masih berlangsung proses penataan dan penyelesaian fasilitas. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pendidikan bersama tim pelaksana agar seluruh kebutuhan dapat diselesaikan dan ditata secara optimal sebelum kegiatan dimulai.
Sejumlah tenaga teknis juga masih terlihat bekerja di lingkungan sekolah dengan menggunakan perlengkapan keselamatan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa penyelesaian beberapa bagian fasilitas pendukung masih terus dilakukan.
Karena itu, koordinasi antara Dinas Pendidikan, tim pelaksana, tenaga teknis, dan pihak terkait terus diperkuat untuk memastikan kesiapan lapangan berjalan sesuai kebutuhan.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Polman memastikan Sekolah Rakyat permanen di Desa Sambawali dapat memberikan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan MPLS, kesiapan fasilitas, lingkungan sekolah, tenaga pendidik, serta berbagai kebutuhan pendukung menjadi perhatian utama. Seluruh unsur terkait diharapkan memastikan tahapan persiapan berjalan tertib sehingga peserta didik dapat memulai proses pendidikan dalam suasana yang kondusif.
Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan yang layak, aman, dan mendukung perkembangan mereka.









