MAMASA, – Lewat kegiatan sejumlah peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Assyariah Mandar (Unasman) di Desa Buntubuda, Kabupaten Mamasa membentuk aplikasi sederhana dalam membenahi data base kependudukan.
Koordinator Desa Peserta KKN Unasman, Alpriadi Bongga Karaeng saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (1/9) menerangkan. Lewat program kerja KKN setelah melihat kondisi Desa Buntubuda yang memiliki jumlah penduduk banyak maka membuat pemerintah desa setempat harus memiliki 1 aplikasi yang mampu untuk menyimpan data kependuduk mereka.
Lanjut Kordes yang akrab disapa Aldi, di erah modern sekarang tentu sistem data manual sepertinya akan memperlambat pelayanan.
“Jadi kami berharap dengan adanya aplikasi ini mampu mempermudah pekerjaan kepala desa dan aparatnyad. Meskipun kami juga meyakini bahwa aplikasi yang kami buat ini masih belum sempurna tapi paling tidak mampu membantu desa dalam proses pendataan penduduknya,”tuturnya.
Menurut Aldi, masih ada beberapa kegiatan lainnya seperti pembenahan papan struktur desa dan sosialisasi Covid-19 yang kami selenggarakan mulai 22 Agustus hingga 30 September 2020. Awalnya kata Aldi, ada beberapa kegiatan lainnya yang diagendakan namun karena terbatasi suasana Pandemi Covid-19 maka disepakati tiga program kerja KKN yakni, pembuatan aplikasi data base kependudukan , pembenahan papan struktur desa serta sosialisasi Covid-19.
Aldi juga menjelaskan, ada 11 anggota peserta KKN di Desa Buntubuda dan selama kegiatan berlangsung pihaknya sangat berterimakasih kepada kepala desa dan masyarakat yang banyak mendukung dan memfasilitasi kegiatan peserta KKN sehingga beberapa kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap, sejumlah mahasiswa yang saat ini masih dalam proses studi , jika kelak melakukan KKN di Buntubuda dapat mengembangkan ide-ide kreatif dan mengembangkan aplikasi yang telah ada sehingga memberikan dampak lebih baik lagi bagi pemerintah setempat.(Hapri Nelpan)













