Polman, Komunika Nusantara. Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai landasan moral dalam membangun daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Nurul Hidayah, Desa Sideskid, Kecamatan Luyo, Rabu (27/5/2026).

Dalam sambutannya, Samsul Mahmud menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial melalui ibadah kurban dan haji.
Ia menyebutkan, tahun ini Kabupaten Polewali Mandar memberangkatkan sekitar 560 jamaah calon haji.

Pemerintah daerah pun berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Selain itu, Bupati juga menyoroti makna strategis ibadah kurban dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, distribusi daging kurban dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak penderita stunting dan keluarga kurang mampu.

“Panitia kurban diharapkan memprioritaskan kelompok rentan sebagai penerima manfaat daging kurban,” ujar Samsul Mahmud.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi peternak lokal.

Tahun ini, Polewali Mandar kembali dipercaya menjadi penyedia empat sapi kurban Program Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI untuk wilayah Sulawesi Barat.

Salah satu sapi jenis simental berbobot 1.053 kilogram dijadwalkan akan disembelih di Masjid Jami Polewali.
Dalam pidatonya, Samsul Mahmud turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 70,71 atau masuk kategori tinggi.

Selain itu, angka kemiskinan di Polewali Mandar juga mengalami penurunan menjadi 14,02 persen. Di sektor kesehatan, Pemkab Polman berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan mencapai 99,34 persen.

Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berhasil mengembalikan sebanyak 3.424 anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan. Polewali Mandar juga menjadi salah satu dari dua kabupaten di Sulawesi Barat yang memperoleh alokasi pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat.

Sementara dalam tata kelola keuangan daerah, Pemkab Polman kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, kejujuran, dan ketaatan terhadap aturan demi mewujudkan Polewali Mandar yang lebih baik dan sejahtera

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here