Polman, Komunika Nusantara.Bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Katimbang, Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu 16/06/2026

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Polman, Andi Chandra, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk mengerahkan alat berat guna membuka akses jalan yang tertutup material longsor.

“Lewat koordinasi dengan Kadis PUPR dan kolaborasi lintas pihak, saat ini sudah disiapkan alat berat untuk membuka lokasi longsor,” ungkap Andi Chandra, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, personel BPBD juga telah menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan asesmen dampak bencana. Namun, medan menuju lokasi cukup sulit sehingga membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

“Personel BPBD sudah menuju lokasi longsor. Karena lokasi cukup jauh dari pusat kota dan akses terbatas, perjalanan membutuhkan waktu,” jelasnya.

Menurut Andi Chandra, alat berat direncanakan mulai diterjunkan ke lokasi pada hari ini untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dan pemulihan akses jalan warga.

“Hari ini, insya Allah alat berat sudah diberangkatkan ke lokasi longsor,” tambahnya.

Berdasarkan laporan sementara, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 13.00 WITA hingga 17.01 WITA.

Material longsor sepanjang kurang lebih 70 meter menutup badan jalan poros Rangoan, Kelurahan Matangnga, serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.

Empat unit rumah dilaporkan terdampak, masing-masing milik:
Armin — mengalami rusak ringan
Samsil — mengalami rusak ringan
Muh Hasir — mengalami rusak parah
Andi — mengalami rusak parah
Selain merusak rumah warga, longsor juga menghambat aktivitas masyarakat akibat tertutupnya akses jalan penghubung di wilayah tersebut.

Babinsa bersama pemerintah Desa Katimbang juga telah berkoordinasi untuk melaksanakan kerja bakti dan gotong royong secara manual bersama warga pada Sabtu (16/5/2026), sambil menunggu alat berat tiba di lokasi.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah pegunungan Kecamatan Matangnga masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here