Pollman, Kominika Nusantara. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Nursaid Mustafa, meninjau langsung pelaksanaan ujian tertulis berbasis komputer bagi bakal calon kepala desa (bacakades) yang mengikuti tahapan seleksi tambahan Pilkades Serentak Kabupaten Polman.
Pelaksanaan tes berlangsung di Laboratorium Komputer SM Negeri 1 Polewali, Rabu (30/9/2026). Sebanyak 51 bakal calon kepala desa mengikuti ujian yang dilaksanakan dalam dua sesi.
Pada sesi pertama, sebanyak 24 bakal calon mengikuti ujian. Sementara sesi kedua diikuti 26 peserta. Masing-masing peserta diberikan waktu 120 menit untuk menyelesaikan soal ujian berbasis komputer.
Dalam peninjauannya, Sekda Polman Nursaid Mustafa menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi berbasis komputer diharapkan mampu menghasilkan calon kepala desa yang memiliki kapasitas dan pemahaman yang memadai, khususnya dalam tata kelola pemerintahan desa dan wawasan kebangsaan.
Menurutnya, proses seleksi tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk mendapatkan calon pemimpin desa yang mampu membawa pemerintahan desa menjadi lebih baik dan maju.
“Seleksi tes tertulis berbasis komputer ini diharapkan menghasilkan para calon kepala desa yang memiliki kemampuan, terutama dalam hal tata kelola pemerintahan dan wawasan kebangsaan. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu mengelola dan memajukan desa masing-masing,” ujar Nursaid.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan ujian yang dinilai berjalan lancar dan profesional. Setelah mengikuti tes tertulis, para peserta selanjutnya akan menjalani tahapan wawancara.
Nursaid berharap seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan agar proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan materi dan indikator yang telah ditentukan.
“Kita berharap mereka yang mengikuti tes ini nantinya dapat menjalani tahapan wawancara dengan baik. Semua proses harus dilakukan secara profesional dan akuntabel, serta penilaiannya dilakukan secara objektif sesuai materi wawancara,” tegasnya.
Sekda menambahkan, proses seleksi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memastikan calon kepala desa yang terpilih nantinya memiliki kemampuan untuk menjalankan pemerintahan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pembangunan di tingkat desa.












