Polman, Komunika Nusantara. Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Fahri Fadly, meninjau langsung lokasi pasca-kebakaran di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (1/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Fahri didampingi sejumlah anggota DPRD Polman serta pengurus Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten.

Mereka melihat langsung kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat yang melanda wilayah tersebut.

Fahri Fadly menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menghanguskan puluhan rumah warga hingga rata dengan tanah.

Ia menegaskan, DPRD Polman siap memberikan dukungan penuh untuk membantu meringankan beban para korban.

“Kami di DPRD tentu sangat prihatin atas musibah ini. Kami siap memberikan dukungan agar para korban segera mendapatkan bantuan, apalagi rumah mereka benar-benar hangus,” ujar Fahri di lokasi kejadian.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Polewali Mandar untuk turut mengulurkan tangan membantu para korban. Demi menjaga transparansi, Fahri menyarankan agar penyaluran donasi dilakukan melalui rekening resmi.

“Saya berharap proses penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening resmi agar lebih jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Selain bantuan logistik dan material, Fahri menyoroti keluhan warga terkait hilangnya dokumen-dokumen penting seperti KTP, ijazah, dan berbagai surat berharga lainnya yang ikut terbakar.

Ia berjanji segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan kemudahan pengurusan administrasi bagi warga terdampak. Menurutnya, DPRD akan menggalang dukungan dari seluruh anggota dewan serta memastikan instansi terkait, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Pendidikan, segera mengakomodasi penerbitan ulang dokumen yang hilang.

“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh anggota DPRD dan memastikan pemerintah hadir membantu persoalan administrasi yang menjadi keluhan warga. KTP, ijazah, dan dokumen penting lainnya harus segera diterbitkan kembali karena semuanya habis dilalap api,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here