Polman, Komunika Nusantara Kebakaran hebat yang melanda Dusun Kappung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Sabtu, 28 Februari 2026, menghanguskan sedikitnya 35 unit rumah dan berdampak pada sekitar 173 jiwa.
Musibah tersebut mengundang simpati dari berbagai pihak, termasuk jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat yang turun langsung meninjau lokasi bencana.
Rombongan dipimpin oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar yang juga Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud. Turut mendampingi Sekretaris Umum Usman Suhuria serta Ketua DPD Partai Golkar Polman terpilih, Masri Bahri, bersama sejumlah calon pengurus DPD Partai Golkar Polman.
Rombongan tiba di lokasi bencana sekitar pukul 09.30 WITA dan langsung menyapa serta memberi semangat kepada warga terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Samsul Mahmud yang akrab disapa HSM menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga.
“Kami turut merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita. Ini adalah cobaan dari Allah SWT, dan kami berharap agar tetap disikapi dengan kesabaran dan ketabahan,” ujar HSM di hadapan warga korban kebakaran, Minggu (1/3/2026).
Ia menegaskan, dalam kapasitasnya sebagai pimpinan partai sekaligus kepala daerah, dirinya bersama seluruh jajaran pengurus akan terus hadir memberikan dukungan hingga masyarakat merasa aman dan terbantu.
“Insya Allah, baik sebagai pribadi, sebagai pimpinan partai maupun dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah, kami akan terus hadir sampai warga yang menjadi korban benar-benar merasa aman,” imbuhnya.
Selain memberikan dukungan moril, rombongan DPD I Partai Golkar Sulbar dan DPD Partai Golkar Polman juga menyerahkan bantuan untuk meringankan beban para korban.
Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp60 juta, 1,5 ton beras, puluhan rak telur ayam ras, Puluhan dos mie Instan serta sarung untuk kebutuhan warga terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban sambil menunggu proses pemulihan dan penanganan lebih lanjut.














