Polman, Komunika Nusantara. Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menyerahkan bantuan dana sebesar total Rp50 juta kepada delapan kepala keluarga (KK) yang menjadi korban bencana kebakaran.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, di Aula Kantor Kecamatan Polewali, Sabtu (4/9/2026).

Delapan penerima bantuan berasal dari dua kecamatan, yakni empat KK dari Kecamatan Polewali dan empat KK dari Kecamatan Matakali. Rumah mereka mengalami kebakaran dalam rentang waktu Mei hingga Juni 2026.

Bantuan bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Polewali Mandar yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Untuk rumah dengan kategori rusak berat, masing-masing penerima memperoleh Rp10 juta. Sementara korban dengan kategori rusak ringan menerima bantuan sebesar Rp2,5 juta per KK.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Polman Samsul Mahmud menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa para korban. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban yang ditanggung korban, baik secara materi maupun psikologis.

“Setiap bencana tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga dampak sosial dan psikologis bagi keluarga. Hari ini pemerintah hadir memberikan dukungan melalui anggaran BTT APBD untuk situasi darurat,” ujar Samsul.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca kering yang tengah melanda wilayah Polman akibat dampak El Nino.

“Kondisi cuaca saat ini sangat kering dan debit air berkurang. Saya minta warga waspada, terutama terhadap hal-hal kecil di rumah seperti penggunaan kompor dapur dan instalasi listrik yang menumpuk. Keteledoran kecil bisa berdampak fatal,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Polewali, Masrullah, mengapresiasi perhatian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, kebakaran tidak hanya mengakibatkan kerugian harta benda, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.

“Kebakaran tidak hanya menghabiskan harta benda, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa. Kehadiran Bapak Bupati hari ini memberikan penguatan dan bukti nyata kepedulian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” kata Masrullah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here