Polman, Komunika Nusantara. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, Arifin Yambas, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMP Satu Atap Luyo yang berada di Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo.
Sidak tersebut dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan beberapa oknum guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disebut sudah berbulan-bulan tidak melaksanakan tugas dan tidak masuk ke sekolahsekolah, Kamis 10/09/2026.
Berdasarkan informasi yang diterima, dua guru ASN yang menjadi sorotan tersebut masing-masing bernama Nasrul dan Marhama.
Nasrul disebut pernah mengalami sakit dan kini dikabarkan telah sembuh. Namun, berdasarkan laporan yang diterima, yang bersangkutan diduga masih belum aktif kembali menjalankan tugasnya di sekolah selama beberapa bulan.
Sementara itu, guru lainnya, Marhama, juga dilaporkan telah cukup lama tidak masuk dan tidak melaksanakan tugas di sekolah.
Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polewali Mandar, Arifin Yambas, menegaskan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pendalaman dan memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan akan memanggil pihak pengawas untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan data terkait kehadiran dan pelaksanaan tugas kedua ASN tersebut.
Setelah seluruh informasi dan data dinyatakan valid, Arifin Yambas menegaskan akan segera melaporkan persoalan tersebut kepada Inspektorat Kabupaten Polewali Mandar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Dinas Pendidikan Polewali Mandar dalam memastikan kedisiplinan ASN, khususnya tenaga pendidik, agar pelayanan pendidikan kepada peserta didik tidak terganggu.
Pihak Dinas Pendidikan menegaskan, setiap laporan terkait dugaan pelanggaran disiplin ASN akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.











