Polewali Komunika Nusantara. Workshop pendidikan asesmen nasional dan program sekolah penggerak sebagai upaya percepatan peningkatan mutu pendidikan nasional khususnya di Polewali Mandar, Provinsi Sulbar.

Ratih Megasari Singkarru, M.Sc bersama Direktur Jenderal PAUD,Dikdas dan Dikmen Jumeri, S,TP,M,Si yang diwakili Dra.Sri Wahyuningsih, M.Pd
Kegiatan ini bertemakan Workshop Pendidikan “Asesmen Nasional Program Sekolah Penggerak Sebagai Upaya Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan”, Hotel Ratih Polewali Mandar, Senin 18 Oktober 2021, Provinsi Sulawesi Barat.

Pada saat pembukaan kegiatan disambut Tari Empat Etnis Bugis,Makassar,Toraja dan Mandar oleh Sanggar Seni Daun Mamea yang diasuh oleh Risal.
Drs. Hamka, M.Si Sekertaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Polewali Mandar dalam sambutanya mengatakan memberikan support yang sangat luar biasa atas kegiatan workshop yang dilaksanakan oleh Komisi X bekerjasama Mendikbud yang digelar di Polewali Mandar.

Kabupaten Polewali Mandar memiliki potensi yang luar biasa. Perlu kita ketahui bawah di kabupaten polewali mandar saat ini kita masih memiliki daerah yang belum mempunyai sinyal makanya pembelajaran sekolah daring ini menjadi kendala kendala untuk sekolah yang belum memiliki jangkauan sinyal guna melakukan sekolah daring” ungkapnya.

“Ia menambahkan ada baik buruknya pandemi ini sebab orang tua siswa mampu mengetahui betapa beratnya menjadi seorang guru dan itu dirasakan oleh orang tua murid saat menjadi guru dirumah selama pandemi tersebut”

Dra.Sri Wahyuningsih, M.Pd selaku Dir.Ditjen PAUD Dikdasmen sampaikan pembelajaran jarak jauh sebagai solusi untuk tetap melanjutkan pembelajaran bagi siswa di tengah pandemi ini.

Pembelajaran tatap muka terbatas menjadi solusi untuk tetap melanjutkan pembelajaran kepada siswa.
Saya berharap di tengah pandemi ini mari kita tetap mendorong sekolah Merdeka Belajar sebagai sarana untuk tetap melakukan pembelajaran dalam memberikan kurikulum yang ada.

Tak kalah menarik juga dalam sambutan Ratih Megasari Singkarru, M.Sc dalam sambutannya ia mengungkapkan untuk memajukan pendidikan makan ada empat hal yang harus diperhatikan Pertama :Kepemimpinan, ini kenapa ini penting karena seorang pemimpin atau kepala sekolah harus mempunya manajemen dalam sekolahnya terurama soal bagaimana membuat kebijakan agar proses belajar berjalan dengan baik, kedua : Suasana belajar sekolah harus nyaman untuk mewujudkan itu tentunya harus ditunjang infrastruktur seperti buku buku bacaan dll, ketiga : Gurunya harus mampu melakukan terobosan terobosan baru metode belajar atau seperti apa yang membuat siswa nyaman belajar, ke empat : guru tidak boleh gagap tekhlogi karena saat ini dipaksa hidup berdampingan dengan tekhlogi dalam suasana pandemi tentunya belajar tatap muka dibatasi.

sehingga perlu juga kita ketahui bahwa saat ini perlu diperhatikan juga terkait infrastruktur seperti gedung dan fasilitas lainnya guna agar mampu mendorong pendidikan kita lebih maju kedepanya.

Kita berharap kedepannya bahwa pendidikan kita khususnya di sulbar mampu melakukan proses belajar mengajar bisa lebih ditingkatkan lagi untuk mengasah skill dan kreativitas kemampuan para siswa di sekolah dan guru. (BRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here