Polewali Mandar, Komunika Nusantara. Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (Disbun TPH-Bunak) Kabupaten Polewali Mandar menggelar rapat pemantapan persiapan keberangkatan peserta menuju Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII yang akan dilaksanakan di Provinsi Gorontalo pada 20–27 Juni 2026.

Rapat tersebut dilaksanakan atas arahan bupati Polewali mandar H.Samsul Mahmud untuk menatangkan kesiapan peserta yang akan mewakili Kabupaten Polewali Mandar dalam ajang nasional tersebut.

Sebanyak 46 peserta akan diberangkatkan, terdiri dari petani, pelaku usaha tani, pendamping dan peninjau dari berbagai bidang, mulai dari pertanian tanaman pangan, perkebunan, hortikultura dan peternakan. Komoditas unggulan daerah yang akan diperkenalkan antara lain padi, kakao, kelapa dari hulu sampai hilir.

Ketua KTNA Kabupaten Polewali Mandar, Muh. Talib Umar, menjelaskan bahwa PENAS KTNA merupakan wadah bagi petani untuk menambah wawasan, bertukar pengalaman, serta mempelajari berbagai inovasi dan teknologi pertanian yang dapat diterapkan di daerah.

“Melalui kegiatan ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan baru yang nantinya dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Polewali Mandar. Harapan kami, ilmu yang didapatkan bisa dibagikan kepada petani lainnya sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Polewali Mandar, Moh. Jumadil Tappawali, berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menimba ilmu serta memperluas jaringan guna mempercepat transformasi teknologi menuju swasembada pangan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik daerah, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, serta membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat untuk kemajuan sektor pertanian di Polewali Mandar,” katanya.

PENAS KTNA XVII di Gorontalo Bumi Serambi Madinah mengangkat tema ” Transformasi Teknologi dalam mendukung Swasembada pangan nasional” direncanakan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri sejumlah menteri terkait, khususnya dari sektor pertanian. Kegiatan ini direncanakan akan mulai tanggal 20 – 25 Juni 2026 dan diperkirakan akan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here