"/>

Komunika Nusantara. Selain covid – 19 yang marak dibicarakan masyarakat, ada issu juga yang hangat yakni: BLT, BST dan Kartu Prakerja’ ketiga nama ini kini sering kali jadi bahan perbincangan dikalangan masyakat khususnya masyakat yang terdampak langsung seperti Pengemudi Bentor, Supir Angkutan Umum, Buruh Bangunan, Petani, Nelayan dan Pedadang kami lima.

DPK Ormas FPPS ( Azis Daelo), juga angkat bicara, Ia menuturkan langkah pemerintah dalam mengurangi beban masyarakat akibat dampak covid -19 kita apresiasi dengan mengeluarkan beberapa kebijakan seperti BLT, Bst maupun Kartu Prakerja. Bukan hanya itu pencairan PKH yang tadinya per tiga bulan kini satu kali sebulan dan bantuan – bantuan lainya.

Menurutnya ” itu bagus akan tetapi perlu diingatkan jangan sampai bantuan ini tidak tepat sasaran akibat data yang tidak valid sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat.

Lanjut, sampai saat ini banyak masyarakat yang bertanya apakah saya dapat BLT atau tidak? karena ketika mereka tanyakan ke pemerintah setempat’ tidak ada jawaban yang di berikan sehingga muncul rasa khawatir dibenak mereka. Belum lagi menurut warga seakan pendataan ini bersifat rahasia tidak transparan pada saat pengumpulan KK. Argumen ini bukan tanpa bukti, banyak masyarakat yang menelpon soal BLT, mereka khawatir jangan sampai yang dapat BLT maupun Bst mereka yang dekat dengan penguasa atau pemerintah, padahal kita juga ini warga Negara indonesia’tutur salah seorang warga.

Azis Daelo “menanggapi banyaknya ke khawatiran dari masyarakat. DPK FPPS Polman meminta kepada Pemerintah Kabupaten sampai Tingkat Desa dan Dusun agar memperhatikan hal berikut:
1. Penerima PKH/ BPNT harus terpasang seperti daftar Pemilih tetap
2. Calon penerima BLT’BST juga harus terpasang
3. Keriteria Penerima dan tidak boleh harus ada baliho terpasang di kantor Desa.

Dari tiga poin diatas menurut Azis Daelo’ Minimal bisa meminimalisir praktek kecurangan dan kecurigaan di masyarakat serta bentuk transparansi dari pemerintah, apa lagi masyarakat saat ini sangat sensitif jangan sampai bantuan ini ada yang jatuh korban akibat ketidak transparan penerima bantuan ini./tutur Azsis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here