Polman, Komunika Nusantara. Warga Dusun Tabassala, Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, mengeluhkan kerusakan drainase dan deker yang terjadi di wilayah mereka. Kerusakan tersebut diduga akibat aktivitas truk pengangkut material proyek Sekolah Rakyat yang terus melintas setiap hari, Kamis 11/06/2026.

Menurut warga, sejumlah drainase dan deker mengalami keretakan hingga ambruk setelah sering dilalui truk tronton bermuatan material bangunan untuk proyek Sekolah Rakyat yang saat ini sedang dikerjakan di Desa Sambaliwali.

Warga menilai kondisi infrastruktur tersebut semakin memburuk dalam beberapa pekan terakhir seiring meningkatnya intensitas kendaraan proyek yang keluar masuk lokasi pembangunan.

“Setiap hari truk material lewat dengan muatan berat. Drainase dan deker yang sebelumnya masih bisa digunakan sekarang sudah banyak yang retak dan rusak,” ujar salah seorang warga.

Selain merusak saluran drainase, aktivitas kendaraan bertonase besar itu juga dikhawatirkan mempercepat kerusakan badan jalan di sekitar lokasi.

Warga khawatir kerusakan drainase akan menimbulkan dampak yang lebih serius saat musim hujan. Saluran air yang tidak berfungsi secara optimal berpotensi menyebabkan genangan hingga banjir di sejumlah titik permukiman.

Masyarakat setempat meminta pihak pelaksana proyek segera melakukan perbaikan terhadap drainase dan deker yang rusak.

Mereka juga mendesak adanya pengawasan terhadap kendaraan proyek agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang dapat mempercepat kerusakan infrastruktur.

Selain melakukan perbaikan, warga berharap pihak pelaksana proyek bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan selama proses pembangunan berlangsung.

Menurut warga, pembangunan fasilitas pendidikan merupakan hal yang penting, namun pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan atau merugikan infrastruktur dasar yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait kerusakan drainase dan deker yang dikeluhkan warga.

Sebelumnya, jembatan penghubung antar desa di wilayah tersebut juga sempat mengalami kerusakan yang diduga akibat dilalui truk pengangkut material proyek Sekolah Rakyat. Setelah mendapat

sorotan dari masyarakat, pihak pelaksana proyek akhirnya melakukan perbaikan.
Kini, warga kembali menyoroti kerusakan drainase dan deker yang diduga dipicu oleh lalu lalang kendaraan proyek bermuatan berat yang melintas di kawasan TabassalaTabassala Tenggelamg Kecamatan Luyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here