Polman, Komunika Nusantara. Ketua PGRI Kabupaten Polewali Mandar, Arifin Yambas, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru dalam acara perpisahan siswa-siswi serta pelepasan guru purna bakti di SMAN 1 Campalagian, Sabtu
Dalam sambutannya, Arifin Yambas menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk karakter dan mengarahkan ilmu pengetahuan peserta didik. Menurutnya, tanpa kehadiran guru, ilmu yang dimiliki seseorang tidak akan terarah dengan baik.
“Kalau bukan karena guru, tentu ilmu yang dimiliki seseorang tidak akan terarah. Karena itu kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru atas kerja keras, pengabdian, dan keikhlasannya selama ini dalam membantu pemerintah membina anak-anak kita di sekolah,” ujar Arifin.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan penghormatan khusus kepada dua guru yang memasuki masa purna bakti, yakni Yusuf dan seorang guru perempuan yang turut dilepas dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut masa purna bakti sebagai pencapaian luar biasa dalam perjalanan seorang aparatur sipil negara, khususnya profesi guru.
Menurutnya, tidak semua guru memiliki kesempatan menikmati masa pensiun karena sebagian di antaranya dipanggil lebih dahulu oleh Allah SWT sebelum memasuki purna tugas.
“Purna bakti adalah anugerah dan pencapaian yang luar biasa. Banyak guru yang ingin sampai pada masa ini, namun takdir Allah berkata lain. Karena itu kami sangat mengapresiasi pengabdian bapak dan ibu selama ini,” katanya.
Arifin juga mendoakan agar para guru yang telah menyelesaikan tugas sebagai ASN tetap diberikan kesehatan, umur panjang, serta kesempatan untuk terus berkarya dan mengabdi di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, meskipun telah memasuki masa pensiun, para guru tetap menjadi bagian dari keluarga besar sekolah dan diharapkan terus menjalin silaturahmi dengan lingkungan pendidikan.
“Kami berharap bapak dan ibu tetap sehat dan terus berkarya. Walaupun sudah purna bakti sebagai ASN, tentu masih banyak ruang pengabdian lain di masyarakat. Keluarga besar SMA Negeri 1 Campalagian juga akan selalu terbuka menerima kehadiran bapak dan ibu untuk bersilaturahmi,” lanjutnya.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Polman juga menyinggung pentingnya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan masyarakat sehat, cerdas, maju, serta tetap berlandaskan budaya dan nilai-nilai agama.
Ia menekankan bahwa kemajuan daerah tidak boleh meninggalkan etika budaya dan nilai religius yang menjadi identitas masyarakat Mandar.
“Kita ingin Polewali Mandar menjadi daerah yang maju, tetapi tetap menjaga budaya dan nilai agama. Sebab kemajuan tanpa etika budaya dan agama akan kehilangan makna,” tuturnya.
Acara pelepasan dan perpisahan tersebut berlangsung penuh haru dan kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan seni budaya lokal berupa persembahan “Passayang-Sayang” yang dibawakan oleh siswi SMAN 1 Campalagian sebagai bentuk penghormatan kepada para guru dan tamu undangan yang hadir.













