POLMAN, Komunika Nusantara — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) dengan mengusung tema “Sinergi PGRI dengan Pemerintah Daerah Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter.”
Konkerkab tersebut menjadi momentum evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua PGRI Arifin Yambas menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, dalam mendukung visi dan misi Bupati Polewali Mandar di bidang pendidikan.
Ia menuturkan bahwa Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keberadaan data sekitar 11 ribu anak yang tercatat tidak bersekolah. PGRI menyatakan siap membantu melakukan verifikasi dan penelusuran agar data tersebut benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Menurutnya, verifikasi menjadi penting karena tidak seluruh data anak yang tercatat tidak bersekolah menggambarkan kondisi sebenarnya. Dalam penelusuran awal, ditemukan adanya anak yang telah meninggal dunia maupun anak yang ikut orang tuanya berpindah daerah untuk mencari pekerjaan.
“Beberapa data sudah dikembalikan setelah diverifikasi. Karena itu, data ini harus benar-benar dicek di lapangan,” katanya.
PGRI juga akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi serta berbagai unsur masyarakat dalam melakukan penelusuran. Desa-desa yang belum terjangkau oleh tim dari pemerintah provinsi nantinya dapat menjadi sasaran tim kabupaten.
PGRI menilai persoalan anak tidak sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau Dinas Pendidikan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya mengembalikan anak ke bangku sekolah dapat berjalan efektif.
“Kalau kita berhasil mengembalikan anak-anak itu ke sekolah, tentu itu menjadi keberhasilan bersama. Tetapi kalau persoalan ini tidak tertangani, kita harus mengevaluasi apa yang belum maksimal,” ujarnya.
Dalam Konkerkab tersebut, PGRI juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terhadap organisasi profesi guru dan sektor pendidikan.
PGRI menilai dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.
Sekretaris PGRI Provinsi Sulawesi Barat turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Konkerkab PGRI Polewali Mandar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus menyusun program yang sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah.
Ia menilai PGRI Polewali Mandar memiliki sumber daya organisasi yang besar dan berkualitas sehingga diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
“Setiap kegiatan yang dilakukan harus memberi dampak bagi dunia pendidikan. Momentum ini diharapkan dapat menghasilkan program-program yang sejalan dengan pemerintah,” ujarnya












