Polman,Komunika Nusantara, Perhelatan Polewali Mandar Internasional Folk And Art Festival(PIFAF) sudah memasuki hari ke 6(enam), Siang tadi selasa 6 Agustus 2019, para peserta kembali berkunjung di Kecamatan Mapilli tepatnya di Lapangan Sport Center Lampa. Dari Enam Negara yang ikut pada event ini Negara yang berkunjung di Kecamatan Mapilli yaitu India, Korea Selatan dan Ceko.

Kedatangan para delegasi di sambut meriah masyakat Mapilli yang di pimping lansung oleh Camat Kecamatan Mapilli, Sejak para peserta memasuki area sport Center kemudian di arak sampai ke tempat Street Dance.

Kadispop dan Pariwisata Andi Masri Masdar, turut langsung melihat Street Dance bersama para tamu undangan lainnya mulai dari camat dan jajaran Pemerintah Kecamatan Mapilli.

Acara Street Dance di buka dengan Penampilan kelompok Silat asal Segerang yang di pimping oleh Cumandi Punis ketua Pencak silat Bintang sejati yang berdiri sejak tahun 1976. Selain itu tarian lokal ikut pula memeriahkan ada Tarian Manjujun ande Kappar oleh Sanggar Seni Bambario yang di koordinir saudari Wulan, juga tampil dalam kegiatan ini sebagai pengisi acara. Dalam keterangannya Manjujun Ande Kappar adalah sebuah tarian yang bermakna berbagi rezki kepada sesama atas ucapan syukur dengan Rezki yang di dapat.
Kunjungan kali ini sangat ramai jika di bandingkan dengan beberapa kecamatan yang di kunjungi sebelumnya, Kecamatan Mapilli adalah kecamatan terakhir sekaligus paling ramai dan antusiame masyarakat cukup baik.

Semenata dari peserta Polewali Mandar Internasional Folk And Art Festival dari tiga Negara yang ikut di buka Negara korea selatan dengan tarian kastanyet tradisional Korea, yang menceritakan bunyi kastanyet, tarian kipas berarti melindungi dari roh jahat dan menyambut keberuntungan, pada saat delegasi asal Korea Selatan menuju tempat pementasan pengunjung mulai teriak sebagai eksperesi kesenagan dan kegembiraan karena bisa melihat secara langsung street dance dari negara peserta asal korea selatan, Tampilnya India dan Ceko  membuat suasana makin riuh meskipun ditengah panas  matahari yang menyengat tubuh akan tetapi itu tidak mengurangi antusiame masyarakat untuk bisa melihat langsung para peserta melakukan Street Dance di Lapangan sport center di Kecamatan Mapilli.(rj).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here