Polman, Komunika Nusantara. Pakan FermentasiDaun Jati menjadi terobosan baru bagi para peternak di tengah industri peternakan yang kianberkembang, Senin 02 September 2024

Khusus peternak kambing, Pakan Fermentasi dari tumbuhan alam Daun Jati berhasil diolah jadi makanan ternak.

Para peternak kini beralih ke solusi inovatif dalam menyediakan pakan ternak yang ramah lingkungan dan bernilai gizi tinggi dengan pakan fermentasi daun jati. Inovasi ini menjadi sorotan karena dinilai efektif, mudah diakses, serta membantu mengurangi biaya pakan ternak yang kerap kali menjadi tantangan bagi peternak, terutama di musim kemarau.

Daun jati, yang selama ini sering dianggap sebagai limbah, kini diolah menjadi pakan ternak yang bernutrisi tinggi melalui proses fermentasi. Teknologi fermentasi ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi pakan, tetapi juga membuatnya lebih mudah dicerna oleh hewan ternak seperti sapi dan kambing.

“Program ini merupakan program Pendanaan Hibah dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dirjendiktiristek, Kemdikbudristek yang Unasman dapatkan setelah melalui proses seleksi yang ketat di Kementerian,” ujar Dr. Andi Tenri Bau Astuti Mahmud sebagai Ketua Pelaksana PKM

Pada kegiatan penyuluhan dan pelatihan beternak kambing yang bertempat di Kelurahan Ammasangan, Kec. Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Santi, S.Pt., M.Si selaku narasumber mengatakan, pakan fermentasi daun jati memiliki keunggulan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ternak dengan kandungan nutrisinya yang baik. Ditambah dengan penguraian serat yang lebih optimal, dapat meningkatkan produktivitas ternak, seperti mempercepat pertambahan bobot badan serta meningkatkan kualitas susu dan daging.

Dalam proses pembuatan Pakan Fermentasi Daun Jati melibatkan penggunaan bahan-bahan sederhana, seperti dedak padi, tetes tebu, dan probiotik. Daun jati yang dicacah kemudian dicampur dengan bahan-bahan tersebut, lalu difermentasi selama 7 hingga 21 hari.

Hasilnya adalah pakan yang kaya nutrisi dan membantu mempercepat pertambahan bobot ternak, meningkatkan produksi susu, serta mendukung kesehatan ternak secara keseluruhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here