"/>

Seiring waktu berjalan aroma persaingan makin ketat untuk memperoleh simpati sebanyak -banyaknya dari masyarakat, kandidat dan relawan sudah gencar sosialisai masing -masing kubu baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Hal tersebut tidak bisa dihindari karena siapapun pasti mau menang, sesuai penuturan Yusuf, SH.MH selaku penasehat hukum pasangan Sutina Suhardi dengan Ado Mas’ud. Melalui via WA.

Yusuf Edy, saat ini klienya banyak mendapat serangan khususnya dari Medsos yang tentu merugikan.

“Ya.. serangan mulai masif dilakukan terhadap klien kami, baik itu secara langsung maupun melalui medsos ( Facebook ). Sebagai tim hukum tentunya itu adalah tanggung jawab kami, kalau ada serangan yang merugikan klien kami dan ada pelanggaran hukum, baik pidana atau perdata maka kami  tidak akan tinggal diam dan segera  mengambil  langkah hukum siapapun itu kalau merugikan klien kami,. Tutur Yusuf Edy

Lanjut, Yusuf Edy sejauh ini  klien kami banyak diserang melalui   Medsos, bahkan sudah terkesan menyerang pribadi, parahnya lagi mereka bicara tanpa bukti dan sangat merugikan kliem kami, bukan hanya kliem akan tetapi semua masyarakat karena mengarah ke hoax.

” kami tergaskan yaaa.. klien kami jelas figur yang santun dan mencintai dan dicintai masyarakat. Semua kritik yang mengarah kepadanya selalu dijawab dengan kerja, bukan pembodohan, ”

Meskipun demikian, pasangan calon bupati dan wakil bupati Mamuju, meminta kepada timnya untuk tidak menanggapi berlebihan yang membuat kegaduhan di masyarakat.

“ Beliau menekankan kepada kami untuk tidak berlebihan menanggapi serangan di medsos apalagi ditengarai sebagian besar dilakukan oleh akun palsu,” Terangnya.

Tetapi tidak menutup kemungkinan kata Yusuf, dalam waktu dekat ini akan mengambil langkah hukum bila hal tersebut sudah terlalu jauh memasuki ranah pribadi klien yang memiliki Jargon Mamuju Keren.

” Kami meyakini, semua ini tidak akan berpengaruh pada elektabilitas klien kami kalau diserang dengan akun palsu.Justru sebaliknya, ini makin mendongkrak popularitasnya dan kami yakin masyarakat Mamuju tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita hoax apalagi dihembuskan oleh sumber yang tidak jelas ( akun palsu ),” tegasnya

Disinggung soal ijazah palsu yang menjadi isu sentral yang dilamatkan pada kliennya, kata dia, ijzah Strata Satu ( S1 ) milik calon wakil bupati atas nama Ado Mas’ud, menyebutkan bahwa hingga saat ini sah secara hukum karena jauh sebelumnnya sudah ada hasil klarifikasi oleh pihak UVRI Makassar.

” Jangan mi ki’ berhipotesa, mari kita bicara sesuai fakta dan minta dibuktikan. Hingga saat ini, saya dengan tegas mengatakan bahwa ijazah pak Ado asli secara hukum, dengan adanya hasil klarifikasi dari pihak UVRI, kan yang bisa membuktikan itu palsu atau tidak adalah dirana pengadilan, “tegas Yusuf

Masih diam atas hasil klarifikasi pihak universitas terhadap ijazah atas nama Ado Mas’ud menyebut ijaza itu asli, kata dia, pihak KPU menuangkan berita acara dengan nomor 19 / PL.002 : / BA / 7602 / KPU / KAB / IX / 2020 menyebutkan berita acara ahsil klarifikasi kesesuaian KTP Elektronik dan pemilik Ijazah.

” jadi jelas sekali bahwa ijazah milik pak Adi mas’ud itu benar dan sah secara hukum, OK ” pungkas Yusuf.

Pantauan Media ini, aktifitas ber – medsos masyarakat Mamuju di beberapa group facebook belakangan ini, ramai membahas figur yang akan bertarung di Pilkada serentak nanti. (BRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here