MAMASA, – Akibat meninggalnya, Wartawan Kabardaerah.com, Alm.Demas Laira di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dengan beberapa tusukan benda tajam disekujur tubuh korban, Persatuan Wartawan dan LSM (PWL) Kabupaten Mamasa mengecam aksi kekerasan tersebut dengan turun ke jalan.

Berdasarkan pemberitaan yang dilansir dibeberapa media  bahwa Alm.Demas Laira meninggal dunia akibat 17 luka tusukan benda tajam tepat pada hari kamis 20 Agustus 2020 . Hal tersebut membuat sejumlah pekerja Pers dan LSM di Kabupaten Mamasa tergugah untuk melakukan aksi solidaritas dan meminta Polres Mateng mengusut tuntas pelaku pembunuhan terhadap.

Koordinator Lapangan PWL Mamasa, Roman saat menyampaikan orasinya , senin (24/8) menegaskan. Aksi yang berlangsung di Kabupaten Mamasa merupakan bagian dari solidaritas dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dimana Alm.Demas dibunuh secara tragis.

“Kami mengecam dengan tegas segala bentuk kekerasan terhadap manusia apalagi Alm.Demas juga bagian dari pekerjaan pers,”tandasnya.

Sedangkan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mamasa, David Bambalayuk saat menyampaikan orasinya didepan massa aksi, tepat di halaman gedung DPRD Mamasa juga menyatakan. Pihaknya sangat mendukung aksi kemanusiaan yang berlangsung dan apa yang menjadi tuntutan Persatuan Wartawan dan LSM di Kabupaten Mamasa akan ditindaklanjuti atau akan disampaikan ke Kapolda Sulbar dan Polres Mateng.

“Saya juga turut prihatin atas kejadian tersebut sehingga turut berdukacita atas meninggalnya Wartawan, Demas Laira,”tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II DPRD Mamasa. Juan Tayang Pongtiku menyampaikan. Pihaknya turut berbelasungkawa atas meninggalnya ,Demas Laira sehingga apa yang menjadi tuntutan massa aksi akan diteruskan ke Kapolda Sulbar.

Sala-satu Wartawan Mamasa, Kedua Liston juga menyatakan. Kejadian yang dialami Alm. Demas di Mateng mesti menjadi perhatian serius pihak penegak hukum agar benar-benar mengusut tuntas peristiwa kematian yang amat tragis.

Katanya, bila ditemukan fakta-fakta bahwa Alm.Demas meninggalkan akibat menjalankan profesinya sebagai jurnalis maka hal ini menjadi ancaman kemerdekaan Pers di Indonesia sehingga penting menjadi perhatian serius.

Perwakilan Polres Mamasa, AKP.Yan Kasmaryanto melalui pidatonya di halaman kantor DPRD juga menerangkan. Kegiatan aksi solidaritas yang dilakukan sejumlah wartawan dan LSM Mamasa tentunya sangat diapresiasi oleh jajaran Polres Mamasa sebagaimana amanat Kapolres Mamasa dan pastinya, “Saya sebagai Kasat Intel yang diamanatkan oleh Kapolres Mamasa akan menindaklanjuti pernyataan sikap wartawan dan LSM agar disampaikan pada Kapolda Sulbar dan Polres Mateng,”ujarnya.    (HAPRI NELPAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here