Mamasa, Komunika Nusantara. Upaya peningkatan literasi perlindungan ketenagakerjaan bagi sektor koperasi terus didorong BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM bagi Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Mamasa, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Polewali Mandar memberikan sosialisasi mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Materi disampaikan oleh Saputra Bimantara S., Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Polewali Mandar, kepada peserta yang berasal dari 362 pengurus koperasi dari seluruh wilayah Mamasa. Sosialisasi memuat penjelasan mengenai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), termasuk mekanisme kepesertaan dan perlindungan yang diberikan bagi pekerja maupun pelaku usaha.

“Program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan finansial saat risiko terjadi, tetapi juga menciptakan rasa aman dalam bekerja dan mendukung keberlanjutan usaha,” ujar Bima.

Ia menambahkan, koperasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal sehingga perlindungan terhadap pengurus, pekerja, dan anggota menjadi aspek penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas usaha.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamasa yang berlangsung dalam empat angkatan selama enam hari. Selain materi ketenagakerjaan, pelatihan juga membahas penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas layanan, serta strategi inovasi bisnis koperasi.

Di tempat lain, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Polewali Mandar, Melania, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan serta komitmen kolaboratif dalam memperluas pemahaman perlindungan ketenagakerjaan di daerah.

“Kami berharap semakin banyak pekerja dan pelaku usaha di sektor koperasi yang terlindungi, sehingga ekosistem usaha di Mamasa menjadi lebih kuat, sehat, dan produktif,” ujar Melania.

Melania menilai, sektor koperasi dan UMKM merupakan penopang ekonomi daerah, sehingga edukasi mengenai manfaat perlindungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan daya saing.

Penyelenggara berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi, tetapi juga mampu mendorong kesadaran dan partisipasi aktif dalam program perlindungan ketenagakerjaan di Kabupaten Mamasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here