"/>
Komunikanusantara.com┬áSulbar– Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris, mengikuti rapat koordinasi (rakor) tindaklanjut arahan presiden terkait perumusan protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19, bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanto, melaui Video Conference di rumah jabatan Gubernur Sulbar, Kamis 21 Mei 2020.
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartanto, menyatakan, strategi metodologi tindaklanjut aktifitas telah dikoordinasikan secara baik, sehingga besar harapan kehidupan masyarakat dapat kembali normal.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris dan Kepala OPD terkait menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Arahan Perumusan Protokol Masyarakat Produktif Dan Aktif Covid-19 Bersama Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Melalui Video Conference, di Rujab Gubernur Sulbar, Kamis, 21 Mei 2020
“Kita siap dan segera beraktifitas kembali per 20 Mei 2020, sebab aspek sosial ekonomi dan kesiapan dunia telah berusaha dibuat standar, yang berkaitan dengan respon publik dan memerlukan disiplin baru,”kata Airlangga
Airlangga menuturkan, strategi tersebut dilakukan agar dapat menciptakan prilaku kembali normal, sehingga aktifitas masyarakat bisa berlangsung dengan situasi berbeda dengan kehidupan yang baru.
Lebih lanjut disampaikan, terdapat 122 Ibu Kota Kabupaten diseluruh pelosok negeri dinilai bebas dari Covid -19, sehingga pemerintah mempertimbangkan segala bentuk aktifitas dapat kembali dilonggarkan, dan tentunya dengan terus mempertimbangkan protokol kesehatan yang ada.
“Kita mendorong kegiatan yang baik sesuai arahan presiden dan tentunya dengan kesehatan yang baik,” pungkas Airlangga
Mendagri RI, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan, dalam menciptakan kondisi baru dimasa pandemi Covid -19, diperlukan kesiapan masing-masing daerah di berbagai lini.
“Hal ini diatur oleh komite daerah di berbagai wilayah, sehingga tercipta kesiapan publik sesuai yang diharapkan,”ucap Tito
Melalui kesempatan itu, Tito menegaskan, ruang publik seperti pasar, mall, terminal kereta, bandara dan pelabuhan, diperlukan aturan yang harus ditaati oleh masyarakat sesuai dengan protokol kesehatan.
Olehnya itu, Ia menyarankan tiap-tiap kepala daerah membagikan masker kain, hand sanitizer, cuci tangan, dan diperkuat dengan gerakan cuci tangan diruang publik serta menjaga jarak.
Kegiatan tersebut turut pula diikuti para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan para undangan lainnya. (farid) KOMINFO SULBAR/Advetorial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here