MAMUJU, KomunikaNusantara – Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang pengembangan Pengusaha Nasional, yang juga Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsyad Rasjid,
kembali berkunjung di Mamuju Sulawesi Barat, di Hotel Meganita Mamuju, Senin 26 April.
Kehadiran Arsjad di Mamuju didampingi pengurus Kadin Provinsi Kalimantan Selatan, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Timur, Banten, Maluku Utara dan Jakarta dan disambut Ketua Kadin Provinsi Sulbar Muh Taslim Tammauni.
Ia menjelaskan kedatanganya kembali di Mamuju Untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama anak yatim, juga dalam rangka untuk memaparkan visi dan misinya sebagai calon ketua Kadin di hadapan pengurus Kadin Provinsi Sulawesi Barat dan pengurus enam kabupaten.
Arsjad yang juga Presiden Direktur Indika Energy menyebut dirinya akan membangun Kadin yang kuat, inklusif dan kolaboratif.
Untuk itu, ia perlu mendengarkan masukan dari keluarga besar Kadin Indonesia, khususnya di daerah provinsi dan kabupaten/kota karena merekalah yang paling mengetahui keadaan di daerahnya.
Menurutnya, ia sudah mengunjungi beberapa Provinsi, itu sebagai bentuk komitmenya untuk maju pada pemilihan ketua Kadin Indonesia.
“Insyaallah berharap ingin menang pada pemilihan nanti, semoga dari Sulbar adalah kepada saya,” kata Arsjad.
Ia menjelaskan kedepan ketika diamanahkan memimpin Kadin Indonesia, pihaknya akan membawa kadin menjadi baik utamanya bagaimana mendorong Kadin Indonesia yang ada di daerah bisa berkontribusi dengan melibatkan asosiasi-asosiasi.
“Sehingga Kadin Indonesia harus melayani pemegang sahamnya yaitu Kadin di setiap daerah,” jelasnya.
Kadin Indonesia, adalah milik bersama sehingga
Harus ingklusif dan kolaborarif menurutnya, kenapa harus ingklusif karena Kadin adalah rumah bagi pengusaha, utamanya bagi pengusaha mikro sampai besar. Pengusaha menurutnya bisa membangkitkan ekonomi.
“Kita menginginkan Kadin melahirkan banyak pengusaha di daerah, karena tongkat perekonomian pusat ada di daerah,” ujarnya.
Menurutnya Kadin harus dibangun dengan semangat Gotong royong, utamanya dengan nilai yang ada didalam diri kita, dimana sekarang kita sedang berperang yaitu perang kesehatan dan perang ekonomi.
“Perang kesehatan karena adanya pandemi covid-19 yang tidak diketahui kapan berakhir, kedua adalah perang ekonomi karena pertama kali dalam sejarah ekonomi semua dunia kena imbas, sehingga kita harus gotong royong memerangi ini, agar pulih kembali,” jelasnya.
Itu semua tertuang dalam Visi misi ia menjadi ketua Kadin Indonesia, utamanya pulihkan kesehatan bangkitkan ekonomi. Yang tertuang dalam Empat pilar, pertama pilar kesehatan, kedua pilar ekonomi nasional dan ekonomi daerah. Kemudian pilar kewirausahaan dan kompetensi, Pengusaha serta perbaikan internal organisasi.
Ia menjelaskan, safarinya ke berbagai pengurus Provinsi Kadin, seluruhnya positif menerima dirinya untuk maju dalam kontestasi Kadin kedepan.
“Untuk Sulbar Alhamdulillah komunikasi baik, dan saya sangat menghormati Ketua Kadin Sulbar, beliau seperti Abang saya sendiri, harapan saya hati di Sulbar ini jatuh kepada saya,” bebernya.
Sementara Ketua Kadin Sulbar, Muh Taslim Tammauni meski belum secara gamblang menentukan pilihan dari dua calon yang isikan bakal maju pada Munas Kadin mendatang ini, namun dia berharap Kadin Indonesia kedepannya semakin baik.
“Harapan membawa kadin kedepan menjadi lebih baik. semua calon ini adalah Putra terbaik Indonesia di segi ekonomi. Apalagi keduanya masih muda,”Ucapnya.
Menurutnya Ke dua calon yang akan maju adalah aset negara. Sehingga harus dipelihara oleh negara apalagi ditengah pandemi covid.
“Harapnya siapapun terpilih nanti harus bisa berkolaborasi untuk membangun Sulbar umumnya Indonesia,”tandasnya.(AY)













