POLMAN, Komunika Nusantara. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, H. Arifin Yambas, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, meneladani akhlak Rasulullah, serta membangun generasi yang berilmu, beradab, dan berkarakter.

Pesan tersebut disampaikan Arifin saat membacakan sambutan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Al Anwar, Lampa, Kecamatan Mapilli.

Dalam sambutannya, Arifin terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan jamaah Masjid Besar Al Anwar Lampa yang telah menginisiasi pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan keagamaan maupun tradisi tahunan, melainkan ruang untuk menyegarkan kembali keimanan, memperbarui kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus meneguhkan komitmen dalam membangun generasi yang memiliki ilmu pengetahuan dan akhlak mulia.

Ia mengingatkan bahwa kehadiran Rasulullah SAW merupakan rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Anbiya ayat 107:

“Wa maa arsalnaaka illa rahmatan lil ‘aalamiin.”

Artinya, tidaklah Allah mengutus Nabi Muhammad SAW melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Arifin menjelaskan, Rasulullah SAW berhasil membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat melalui kekuatan iman, kemuliaan akhlak, keteguhan perjuangan, serta kecerdasan dalam memimpin umat.

Masyarakat yang sebelumnya diliputi permusuhan dipersatukan, ketidakadilan diperbaiki, dan harkat serta martabat manusia diangkat. Ilmu pengetahuan menjadi cahaya kehidupan, sementara akhlak menjadi fondasi dalam membangun peradaban.

Karena itu, menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui kemeriahan peringatan Maulid dan lantunan selawat, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.

“Cinta kepada Rasulullah SAW harus tampak dalam sikap dan hidup dalam akhlak. Cinta kepada Rasulullah harus melahirkan manusia yang jujur ketika tidak dilihat, amanah ketika diberi tanggung jawab, rendah hati ketika memiliki kelebihan, dan kuat ketika menghadapi ujian,” demikian pesan Arifin dalam sambutannya.

Pada bagian lain, Arifin menyoroti tantangan pendidikan generasi muda yang semakin kompleks di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.

Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan peluang besar bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan. Namun, di sisi lain, penggunaan teknologi tanpa pengawasan juga berpotensi membawa pengaruh negatif terhadap pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.

Karena itu, ia menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak boleh hanya dibebankan kepada sekolah. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan orang tua, guru, tokoh agama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia mengibaratkan rumah sebagai sekolah pertama bagi anak, orang tua sebagai teladan pertama, guru sebagai pelita, sedangkan pemerintah berperan sebagai mitra yang memberikan dukungan dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Arifin juga menyampaikan bahwa salah satu program unggulan Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, adalah penuntasan wajib belajar.

Program tersebut diarahkan untuk memastikan seluruh anak usia 6 hingga 12 tahun di Kabupaten Polewali Mandar dapat mengakses pendidikan dasar dan tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah.

“Pemerintah daerah ingin memastikan anak-anak Polewali Mandar memperoleh hak pendidikan. Tidak boleh ada anak yang tertinggal dari pendidikan maupun pembinaan akhlak,” pesannya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi dengan ulama, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Arifin berharap Polewali Mandar tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki identitas keagamaan yang kuat, budaya yang terjaga, persatuan yang kokoh, serta kualitas sumber daya manusia yang semakin baik.

Ia juga menginginkan generasi muda Polewali Mandar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional tanpa kehilangan jati diri, nilai-nilai agama, budaya Mandar, penghormatan kepada orang tua, penghargaan terhadap guru, dan kepedulian terhadap daerah kelahirannya.

Pada bagian lain sambutannya, Arifin mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat yang memiliki beragam perbedaan.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjauh, apalagi membiarkan kepentingan sesaat dan informasi yang belum jelas kebenarannya menjadi pemicu perpecahan.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan suasana yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, sementara perbedaan harus dikelola dengan kedewasaan dan sikap saling menghormati.

Ia juga mengingatkan pesan Rasulullah SAW bahwa sesama orang beriman ibarat satu bangunan yang saling menguatkan. Karena itu, masyarakat diharapkan menjadi bagian yang memperkokoh persaudaraan, bukan justru merusak kebersamaan.

Menutup sambutannya, Arifin mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan dan perilaku sehari-hari.

Ia berharap nilai-nilai keagamaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kehidupan keluarga, lingkungan pendidikan, pekerjaan, kepemimpinan, dan kehidupan sosial.

“Marilah kita terus memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW, mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta bersama-sama membangun Polewali Mandar yang semakin maju, sejahtera, religius, berbudaya, dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Ia pun berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa manfaat bagi masyarakat, memperteguh keimanan, memperkokoh persaudaraan, serta menjadi jalan turunnya rahmat dan keberkahan Allah SWT bagi seluruh masyarakat Polewali Mandar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here