"/>

Polman,Komunika Nusantara, Aliansi Mahasiswa Polewali Mandar kembali melakukan aksi solidaritas atas peristiwa meninggalnya yus yunus di Nabire beberapa waktu lalu.

Aksi yang mereka lakukan merupakan aksi lanjutan sebelumnya, yakni meminta kepastian hukum terkait kasus yus yunus. Menurut pada pendemo (Ridwan) pada saat orasi bahwa ada kejangglan pada proses penanganan hukum yakni apa yang disampaikan Kapolda Papua memberikan keterangan bahwa
1. Para pelaku pembunuhan melarikan diri ke hutan
2. Aparat Keaman yang ada berada dilokasi melakukan tembakan peringatan
3. Aparat yang ada di lokasi mereka sudah di proses secara hukum

Menurut para pendemo bahwa yang disampaikan polda papua itu tidak sesuai pakta, sesuai vidio yang beredar, kami tidak melihat ada tembakan peringatan oleh aparat dan ironisnya lagi para pelaku pembunuhan katanya melarikan diri ke hutan, ini sangat ironis kata Ridwan pada saat orasi. Adapun tuntutan para demonstran adalah mereka menunut:

1.Meminta peryataan tegas atau kecaman dari pemerintah atas kasus yus yunus
2. menuntut agar pelaku pembunuhan ditangkap
3. Menuntut agar Arapat yang berada di lokasi meminta maaf secara terbuka didepan umum
4. Proses hukum atas meninggalnya Yus yunus harus ada ketegasan dari pihak pemerintah dan berkeadilan

Aksi ini kemudian berlanjut di DPRD Polewali Mandar dan mereka diterima ketua Komisi IV. Agus Pranoto, juga ada beberapa anggota dewan lainnya diantaranya bapak Muhammad Said, Abd.Muin, Rahmadi Anwar, Ilham, H.Ibrahim.

Pada saat sesi dialog pihak DPRD sangat merespon aksi ini bahkan siap memberikan anggaran untuk pendampingan hukum, dan dalam waktu dekat mereka meminta kepada para demonstran untuk menyurat ke DPRD Provinsi agar bisa RDP dengan Gubernur Sulawesi Barat dan Anggota DPRD Provinsi.

Dalam orasinya para pendemo juga menanykan hasil kunjungan DPRD Provinsi dengan DPD RI, menurut para demonstran bahwa semestinya anggota dewan yang koordinasi dengan DPD RI memberi keterangan hasil yang didapat pada saat mereka pertemuan.

Aksi ini belangsung Rabu (11/03/2020) di Depan Kantor Bupati Polewali Mandar kemudian dilanjutkan di DPRD Polewali Mandar. Setelah mereka RDP dengan Pihak DPRD para demonstran membubarkan diri dengan tertib.(BRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here