Polewali Mandar, Komunilka Nusantara. Seorang pasien rawat inap di Puskesmas Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, sempat membuat panik petugas kesehatan setelah meninggalkan ruang perawatan tanpa sepengetahuan tenaga medis pada Rabu malam (15/7/2026).
Kepala Puskesmas Pambusuang, dr. Vita, menjelaskan bahwa pasien tersebut merupakan laki-laki berusia 42 tahun berinisial W. Pasien sebelumnya menjalani perawatan akibat diare dan masih memerlukan pengawasan serta pengobatan dari tenaga kesehatan.
Menurut dr. Vita, saat itu perawat hendak memberikan obat kepada pasien. Keluarga yang menjaga menyampaikan bahwa pasien diduga sedang berada di toilet. Namun setelah dilakukan pengecekan, pasien tidak ditemukan di toilet maupun di sekitar ruang perawatan.
“Petugas kemudian melakukan pencarian di area puskesmas, tetapi pasien tidak ditemukan. Setelah ditelusuri, ternyata pasien telah pulang ke rumah. Infus yang masih terpasang disembunyikan dengan sarung yang dikenakannya,” ujar dr. Vita.
Mengetahui hal tersebut, ibu pasien bersama perawat segera mendatangi rumah pasien. Setelah ditemukan, petugas memberikan edukasi kepada pasien dan keluarganya mengenai pentingnya menyelesaikan perawatan di fasilitas kesehatan. Pasien akhirnya bersedia kembali ke Puskesmas Pambusuang dengan didampingi perawat yang menjemputnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, pasien nekat meninggalkan ruang perawatan karena ingin menyaksikan pertandingan Piala Dunia antara Argentina dan Inggris.
Keesokan paginya, saat dokter melakukan visite, kondisi pasien dinyatakan membaik. Setelah menjalani pemeriksaan dan pengobatan hingga tuntas, pasien akhirnya diizinkan pulang oleh dokter.
Dr. Vita mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan ruang perawatan tanpa seizin tenaga kesehatan. Menurutnya, tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan pasien, terutama jika masih menjalani terapi medis, serta dapat mengganggu proses pelayanan di fasilitas kesehatan.
“Alhamdulillah pasien kembali untuk melanjutkan perawatan hingga kondisinya membaik. Kami berharap masyarakat lebih memahami pentingnya mengikuti anjuran tenaga kesehatan selama menjalani perawatan,” tutup dr. Vita.













