Polman, Komunika Nusantara .Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, mengawal langsung penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa beras kepada warga di Kecamatan Luyo, Rabu (9/9/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Desa Mambu dan Desa Baru bersama Anggota Komisi IV DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir.
Di Desa Mambu, sebanyak 537 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bantuan sebanyak 16.110 kilogram beras. Sementara di Desa Baru, sebanyak 701 PBP menerima 21.030 kilogram beras.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.238 PBP di dua desa tersebut menerima total 37.140 kilogram atau 37,14 ton beras.
Setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan oleh Perum Bulog. Program ini menyasar masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4.
Bupati Polman Samsul Mahmud mengatakan, kehadirannya dalam penyaluran bantuan tersebut untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Kami sama-sama memantau agar penyaluran ini tepat sasaran bagi yang berhak,” kata Samsul.
Ia juga meminta seluruh pihak, termasuk media, untuk ikut mengawasi proses pendistribusian bantuan pangan agar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ajbar Abdul Kadir mengatakan pengawasan terhadap penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi IV DPR RI terhadap Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog.
Menurutnya, bantuan pangan tersebut sangat penting bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau dan potensi dampak fenomena El Nino.
Ajbar berharap proses distribusi bantuan di setiap desa dapat segera dituntaskan dalam waktu dua hingga empat hari sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
Secara keseluruhan, Kabupaten Polewali Mandar mendapatkan alokasi bantuan pangan untuk 73.200 PBP dengan total 2.197.200 kilogram atau sekitar 2.197,2 ton beras.
Sementara itu, Pimpinan Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Fahrurozi, memastikan ketersediaan stok beras di Sulawesi Barat dalam kondisi aman.
Saat ini, stok beras yang tersedia mencapai sekitar 32.000 ton. Dengan kebutuhan sekitar 2.800 ton per bulan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan, stok tersebut diperkirakan masih mencukupi hingga sekitar 11 bulan ke depan.













