Polman, KOMUNIKA NUSANTARA.. Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud menyempatkan diri mengunjungi warga yang menjadi korban kebakaran di Kecamatan Campalagian, Selasa, 18 Agustus 2026. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Kedatangan Bupati Samsul Mahmud di tengah keluarga korban tidak hanya untuk melihat secara langsung kondisi warga terdampak, tetapi juga memberikan dukungan moril serta memastikan masyarakat yang mengalami musibah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan rasa prihatin dan dukacita atas musibah kebakaran yang menimpa warga. Ia berharap keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, kekuatan, serta mampu melewati masa sulit setelah kehilangan akibat kebakaran.

“Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, kekuatan, dan segala kebutuhan yang diperlukan dapat segera terpenuhi,” ujar Samsul Mahmud.

Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat memberikan dampak psikologis bagi keluarga yang mengalaminya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak.

“InsyaAllah, pemerintah akan terus hadir dan memberikan perhatian bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” katanya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Ia secara khusus mengingatkan warga untuk memperhatikan penggunaan peralatan memasak, terutama saat menggunakan kompor dan perangkat berbahan bakar lainnya. Warga diimbau tidak meninggalkan dapur atau peralatan memasak dalam kondisi menyala tanpa pengawasan.

Selain itu, penggunaan instalasi dan peralatan listrik juga perlu menjadi perhatian. Kabel, stop kontak, sambungan listrik, serta peralatan elektronik yang sudah tidak layak pakai sebaiknya segera diperiksa atau diganti guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.

“Bukan hanya soal peralatan memasak, penggunaan listrik juga harus diperhatikan. Kita harus sama-sama waspada agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” pesan Samsul Mahmud.

Menurutnya, pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.
Masyarakat diharapkan tidak hanya meningkatkan kewaspadaan di lingkungan rumah, tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk lahan pertanian, perkebunan, dan area yang mudah terbakar.

Terlebih pada musim kemarau, kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama saat membersihkan lahan atau kebun.

Bupati juga mengingatkan warga agar tidak meninggalkan api dalam kondisi masih menyala ketika melakukan aktivitas di kebun. Pembakaran sampah atau sisa tanaman harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca serta lingkungan sekitar.

“Termasuk kebakaran lahan dan kebun, kita harus waspada. Jangan melakukan pembakaran sembarangan karena api bisa dengan cepat merambat, apalagi ketika kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang,” jelasnya.

Ia berharap kepedulian dan kewaspadaan masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga potensi terjadinya kebakaran dapat diminimalkan. Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga diharapkan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran.

Kunjungan Bupati Polman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga sedang menghadapi musibah.

Dukungan moril dan perhatian pemerintah diharapkan dapat membantu keluarga korban untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan setelah musibah yang mereka alami.

Samsul Mahmud menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi hal utama. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Polewali Mandar untuk bersama-sama membangun budaya kewaspadaan, saling mengingatkan, dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Dengan meningkatkan kewaspadaan, baik di rumah, lingkungan permukiman maupun lahan perkebunan, diharapkan kejadian kebakaran dapat dicegah sedini mungkin dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here