Polman, Komunika Nusantara. Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbuntarnak) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Gratis Terpadu bagi ternak masyarakat.
Kepala Disbuntarnak Polman, Moh. Jumadil Tappawali, mengajak seluruh peternak untuk segera memanfaatkan program ini sebagai langkah antisipasi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
“Jaga ternak, jaga ekonomi kita. Kalau ternak sehat, pendapatan peternak ikut aman,” ujar Jumadil.
Program vaksinasi ini akan berlangsung mulai 9 hingga 17 Februari 2026, atau selesai sebelum memasuki bulan puasa. Pelaksanaannya dilakukan langsung di kantor desa maupun kandang ternak masing-masing, sehingga memudahkan akses peternak.
Menurut Jumadil, vaksinasi ini sangat penting dilakukan sekarang karena mobilitas ternak biasanya meningkat menjelang hari raya, sehingga risiko penularan PMK juga semakin besar.
Selain itu, harga hewan ternak mulai mengalami kenaikan, sehingga kondisi kesehatan ternak harus benar-benar dijaga agar tetap prima.
“Ahli virologi juga menyarankan pembentukan herd immunity sebelum pergerakan ternak meningkat. Ini momentum tepat untuk vaksinasi,” jelasnya.
Disbuntarnak Polman menetapkan syarat hewan yang bisa divaksin yakni dalam kondisi sehat dan berusia minimal 3–4 bulan. Sementara ternak yang baru sembuh dari PMK diwajibkan menunggu jeda satu tahun sebelum divaksin kembali.
Masyarakat peternak diminta segera menghubungi petugas kesehatan hewan di wilayah masing-masing untuk mengetahui jadwal pasti kedatangan tim vaksinasi, mengingat kuota layanan terbatas.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Polewali Mandar berharap dapat menekan potensi wabah PMK sekaligus menjaga stabilitas ekonomi peternak sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.
Peternak juga diimbau untuk menyebarluaskan informasi ini ke sesama peternak agar semakin banyak ternak yang terlindungi.














