Polman, Komunika Nusantara, Resmi sudah kegiatan” temu pemuda se kecamatan luyo dibuka’. Semalam pada acara pembukaan dimulai dengan tarian yang jumlah penarinya 100 orang, dari gabungan pelajar yang ada di Kecamatan luyo.

Menurut saddan panitia pelaksana”kegiatan ini sudah lama direncanakan dan baru bisa terwujud tahun ini. Lanjut kata beliau, kegiatan temu pemuda di Luyo, ini sebenarnya semangatnya dari perististiwa bersejarah di luyo yakni “Allamungan Batu di Luyo(Perjanjian 14 Kerajaan),Kerajaan yang dari gunung’ Pitu Ulunna Salu(PUS) dan Kerajaan dari pesisir ‘Pitu Babana Binanga(PBB).

Lanjut kata beliau, dari peristiwa bersejarah ini dan melihat kondisi bangsa yang terpolarisasi maka penting bagi kami, sebagai generasi muda untuk membuka kembali ingatan kita bahwa. Di Luyo pernah terjadi kesepakatan bersama antara 14 kerajaan yang salah satu isi perjanjiannya”sisarapai mata malotong anna mata mapute’anna sisara tau’. Kalimat ini melambangkan semangat persatuan, persaudaraan dan kekeluargaan.Menurutnya semangat itu sudah mulai pudar, maka kami mengajak dan mendorong semangat persatuan dan saling menghormati saling membantu satu sama lain perlu dirajut kembali demi kemajuan kita kedepan.

Pada saat pembukaan jum’at malam pukul 20.00 .Tanggal25 oktober 2019, dihadiri ketua DPRD Polewali Mandar H. Jupri Mahmud, Andi Masri Masdar Kadis Pemuda,olahraga dan Pariwisata, Dr. Sarja Asisten III dan DPP Ansor Mas’ud Saleh. Sesuai jadwal panitia, kegiatan ini mulai 25-28 oktober 2019, kegiatan akan diisi berbagai tampilan dari sanggar seni. Seperti tarian, sayang-sayang, parrawana dan tampilan lainnya. Dari kedua pejabat yang menghadiri pembukaan Ketua DPRD Polman dan Kadis Pemuda,Olahraga dan periwisata mereka keduanya sama – sama mendukung kegiatan dan mengapresiasi kegiatan ini. (Rj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here