"/>

 

Polman,Komunika Nusantara,Kembali,  ALIANSI MASYARAKAT TUTAR dengan jumlah puluhan Orang “dengan JendlapSdr.Irfan. Mereka menuntut penyelesaianmasalah infrastruktur jalan poros Tutardengan membawa spanduk putih berukuran 2X1 Meter bertuliskan ALIANSI MASYARAKAT TUTAR dan beberapa pamflet diantaranya bertuliskan ” PEMERINTAH BERBOHONG RAKYAT MENJERIT” dan “POLMAN JAGO TUTAR BERDUKA”

1. Adapun tuntutan yang di bacakan sbb :ALIANSI MASYARAKAT TUTAR
Tubbi Taramanu yang biasa disingkat sebutan (TUTAR) merupakan salah satu kecamatan yang ada dikabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kecamatan Tutar berada perbatasan kabupaten majene dan kabupaten mamasa, kecamatan ini secara geografis terletak di 119’ 35’ 41” lintang selatan 3’ 18’ bujur timur. Kecamatan Tubbi Taramanu perbatasan:

Sebelah utara : kabupaten mamasa Sebelah timur : kecamatan Bulo Sebelah selatan : kecamatan alu Sebelah barat : kabupaten Majene

Tutar merupakan hasil dari pemekaran tutallu, secara administrasi telah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan No.17 tahun 2018 tentang kecamatan. Dimana kecamatan Tutar merupakan suatu wilayah yang terdapat di kabupaten polewali mandar, Provinsi Sulawesi Barat kecamatan tutar adalah penghasil berbagai macam komoditi antara Iain: kakao, kopi, kemiri,cengkeh dan lain sebagainya namun sangat disayangkan sejak terbentuknya kecamatan tutar sangat minim dengan perhatian Pemerintah kabupaten polewali mandar maupun pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Sementara daerah ini kalau di trlisik Iebih dalam merupakan kecamatan pemasok hasil bumi terbesar di Polewali Mandar, bahkan di Sulbar pada umumnya. Akan tetapi akses jalan menuju kecamatan tutar sangat sulit, bahkan sebab termaginalkan dari segi pembangunan infrastuktur jalan, jembatan,pendidikan dan kesehatan.

Maka berdasarkan hal tersebut diatas, kami aliansi Masyarakat Tutar menyatakan sikap :

1. Mendesak pemerintah kabupaten Polman untuk menuntaskan perbaikan jalan poros kecamatan Tutar.
2. Menagih janji bupati saat aksi di bulan Januari 2019 bahwa akan menganggarkan 30 M ke Jalan Poros Tutar

3. Mendesak Pemerintah Kabupaten Pembebasan Hutan Lindung dari Desa Taramanu Tua ke Desa Rattte, sebagai Penghubung Jalan

4. Meminta kepada ketua DPRD untuk mengawal sampai dengan tuntas proses pembangunan jalan poros tutar.

5. Jika bupati Polewali Mandar tidak mampu menuntaskan jln. Poros kecamatan Tutar
maka secepatnya mekarkan kabupaten BALANIPA

6. Mendesak pemerintah kabupaten menuntaskan jln poros tutar mulai di kec. Luyo s/d desa besoangin

2. Orasi yang disampaikan oleh Jendlap Sdr. Irfan diantaranya :

– Kepada anggota DPRD yang tidak terhormat bahwa kami hadir disini hari ini membawa aspirasi dan penderitaan Masyarakat Tutar sejak di bentuk nya Kecamatan Tutar
– Hari ini kami kembali menuntut perbaikan jalan poros Tutar
– Kami meminta kepada pihak DPRD yang telah menikmati Fasilitas Negara yang diberikan untuk memanggil Pemerintah dan menjalankan Fungsi sebagai pengawasan
– Kepada Bupati Polman jika tidak dapat menyelesaikan masalah Tutar lebih baik mundur dengan terhormat
– Dimana pada kasi sebelum nya Bupati menjanjikan 3 Milyar untuk Tutar tapi sampai saat ini belum terealisasikan

3. Pukul 10.17 wita Massa Aksi unras berpindah ke halaman depan gedung DPRD menuntut Ketua DPRD Kab Polman dan seluruh anggota DPRD dari wikayah 3 untuk keluar dan menemui massa

4. Pukul 10.24 wita Massa aksi diterima di ruang aspirasi oleh Ketua DPRD Kab Polman H. Jupri Mahmud SE, Wakil ketua 1 DPRD Kab Polman Amiruddin SH, Wakil ketua 2 DPRD Kab Polman Hamzah Samsuddin, Anggota DPRD Sarina Amd. Keb, anggota DPRD Kab Polman Muhammad Said Sidar SE, Anggota DPRD Kab Polman Rudi SE M. Si, kabid Perencanaan dan program bappeda Gunawan, Si. p, M. Si

a. Sdr. Irfan (Koorlap aksi) menyampaikan diantaranya :

1. Kami meminta untuk menghadirkan Bupati Polman sebelum memulai memulai penyampaian Aspirasi.

2. karena hari ini Pak Bupati tidak bisa hadir saat ini, sehingga kami kembali kepada mengagendakan kembali untuk menghadirkan Bupati Polman agar dapat menjelaskan persoalan Tutar

b. Anggota DPRD Kab Polman Rudi SE M. Si menyampaikan diantaranya :

– kami atas nama komisi 3 kedepan akan semakin tanggung jawab dalam penyelesaian masalah jalan Tutar dimana itu merupakan adalah fungsi kami pembangunan
– Dimana pada aksi sebelumnya kami mengira itu sudah selesai di Bupati Polman, sehingga kami menunggu untuk menyampaikan aspirasi namun tidak datang
– Dalam hal penyelesaian masalah Infrastruktur itu berada di tangan eksekutif sebagai eksekutor
– Namun Saat ini Bupati Polman sedang di Jogyakarta menghadiri kegiatan Pemberian hadiah dari Menteri Menpan RB, sehingga kita akan mengagendakan ulang untuk menghadirkan pak Bupati

c. Sdr Marlin menyampaikan diantaranya :

– Hari ini juga kami akan bermalam di Gedung DPRD sampai ada jawaban dari Pak Bupati untuk bersedia hadir untuk menerima aspirasi kami serta menyelesaikan permasalahan di Tutar
– Kami sudah bosan di janji janji oleh pak Bupati.

Ketua DPRD Kab Polman H. Jupri Mahmud SE menyampaikan :

Bahwa hari ini kita sepakat menunggu informasi dari pak Bupati yang lagi berada di luar Daerah, apakah pak Bupati bersedia melakukan telekomfres atau bersiap untuk menemui langsung Massa unras Aliansi Masyarakat Tutar

Jika permintaan pada telekonfrens antara pak Bupati dengan Massa tidak ada kesepakatan,maka kita sepakat untuk sama sama menginap di gedung DPRD sampai tuntutan Aliansi Masyarakat Tutar dipenuhi

RDP senin 24/02/2020 Pukul 11.37 wita pertemuan Massa Aliansi Masyarakat Tutar dengan DPRD Kab Polman selesai dengan tertib dan aman.

Aksi ini merupakan aksi lanjutan,setelah mereka dari DPRad Provinsi Komisi III yang di hadiri juga Sekda Privinsi.

Mereka kesana menanyakan soal atatus jalan poros Tutar, sesuai Pergub bahwa jalan poros Tutar merupakan tangung jawab Provinsi dan Daerah.  ALIANSI MASYARAKAT TUTAR, didasari bentuk kekecewaan Masyarakat Tutar yang hingga saat ini persoalan penyelesaian pekerjaan jalan porosTutar belum dapat di selesaikan.(BRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here