Polman Komunika Nusantara. Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, memberikan penjelasan terkait pelaksanaan program Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SP-PG) di daerahnya, Senin 14/07/2025

Menurut Bupati, saat ini tiga dapur SP-PG telah beroperasi dari total 28 titik yang direncanakan. Dapur-dapur ini akan difungsikan di sekolah-sekolah guna mendukung program makan bergizi bagi siswa.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada tiga SP-PG yang beroperasi. Ke depan, semua titik yang telah direncanakan akan segera difungsikan di sekolah-sekolah,” ujar Bupati Samsul Mahmud.

Sementara itu, Ketua Yayasan Indonesia Kita Maju, Baharia, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan dapat melayani sekitar 3.500 siswa, mulai dari jenjang TK hingga SMA. Program ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak di sekolah melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi setiap hari.

Terkait penyediaan bahan makanan, Baharia menjelaskan bahwa yayasan bekerja sama dengan para pelaku UMKM lokal di sekitar Kecamatan Matakali. “Kami melibatkan UMKM lokal untuk menyuplai bahan makanan, jadi tidak hanya mendukung gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” terangnya.

Untuk tahap awal, layanan SP-PG telah mencakup 12 sekolah dari total 24 sekolah yang direncanakan, dengan jumlah siswa yang telah menerima layanan sebanyak 1.500 orang. Kegiatan ini juga melibatkan 47 tenaga kerja, termasuk juru masak dan petugas logistik.

Sekolah yang terlayani berasal dari berbagai wilayah, bahkan salah satunya merupakan sekolah yang paling jauh, yaitu di wilayah Makobbong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here