Polman, Komunika Nusantara. Ketua FPPS Polman Abd. Azis menoroti polemik sampah belum selesai di Polewali Mandar dan adanya rencana pemindahan TPA di Kecamatan Luyo tepatnya didesa Tenggelang.

Rencana tersebut bukan solusi untuk menyelesaikan persolan sampah dan sangat miris bagi kami” , Tutur Azis. Melalui via WA Sabtu 12 Juni 2021.

Abd. Azis ” selaku pemuda dan sebagai ketua FPPS polman sekaligus masyarakat Desa Tenggelang dengan tegas menolak TPA di desa Tenggelang dengan beberapa indikator.

Pertama : Pemerintah gagal dalam penanganan dan pengelolaan sampah di TPA sebelumnya.
Kedua : Penunjukan titik pemindahan TPA, itu sama halnya dengan memindahkan masalah bahkan akan menimbulkan masalah baru ( seperti yang diterjadi di daerah paku.

Ketiga. Tidak adanya recoveri terhadap masalah yang ditinggalkan dan juga ketidak jelasan strategi penanganan dan pengelolan produksi sampah.

Lanjut, Abd Azis ” Kiranya sangat jelas bahwa titik yang ingin dijadikan sebagai tempat pembuangan baru merupakan wilayah produktif perkebunan terutama Sawit dan Hewan Ternak masyarakat, lahan tersebut sehari – harinya dijadikan tempat pelihara sapi dan kebun sawit. Tentunya ini akan berdapak kepada mereka secara keseluruhan terutama masyarakat desa Tenggelang juga Desa sebelah.

Kami menyesalkan pernyataan di media @polman update/info polman Andi Bebas SEKDA Polman beserta rombongan melakukan perjalan ke beberapa titik dan mengatakan bahwa tempat ini layak dijadikan sebagai TPA tanpa melakukan riset awal terlebih dahulu seperti AMDAL dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here