Polman, Komunika Nusantara. Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat pedesaan, terutama untuk memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian, serta membuka konektivitas antardesa.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus mendorong peningkatan infrastruktur tersebut melalui pengerjaan sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah.

Salah satu ruas yang tengah ditangani berada di kawasan Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, menuju Dusun Puppalawo, Desa Baru. Jalan yang membentang di tengah hamparan persawahan ini menjadi akses penting bagi petani untuk mengangkut hasil panen sekaligus menghubungkan Desa Baru dengan sejumlah wilayah di sekitarnya, termasuk Desa Luyo dan Desa Tenggelang, sabtu 10/10/2026.

Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap peningkatan infrastruktur ini dapat memperlancar aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang sebelumnya rusak, licin, dan kerap tergenang air saat musim hujan.

Salah seorang warga, M. Idris, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelum diperbaiki cukup memprihatinkan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

“Dulu kalau musim hujan, jalan ini licin dan air tergenang. Itu cukup membahayakan pengendara, terutama roda dua. Dengan diperbaikinya jalan ini, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Polman, khususnya Bupati Samsul Mahmud, yang terus berupaya melakukan pembangunan demi Polman yang lebih baik,” ujar Idris.

Menurutnya, meskipun pekerjaan belum sepenuhnya rampung, pembangunan jalan tersebut telah memberikan harapan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan ruas itu untuk menunjang aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.

Direksi teknis pekerjaan infrastruktur jalan, Riskal Suwandi, menjelaskan bahwa pekerjaan jalan di Desa Baru dilaksanakan oleh CV Citra Mandiri Utama.

Berdasarkan papan informasi pekerjaan, proyek tersebut memiliki volume sepanjang 132 meter dengan lebar 4 meter. Pembangunan itu menggunakan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk infrastruktur jalan.

Riskal mengatakan, pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Polewali Mandar dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Sejumlah pekerjaan telah selesai, sedangkan beberapa ruas lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Untuk pekerjaan infrastruktur jalan tahun ini, semakin banyak yang sudah selesai dan masih ada beberapa pekerjaan yang sementara berproses. Insyaallah, kita upayakan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tahun ini,” ujar Riskal.

Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kualitas akses jalan yang dibutuhkan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Polewali Mandar.

Selain ruas Mapilli Barat menuju Dusun Puppalawo, Desa Baru, Pemkab Polman juga menangani ruas Jalan Katitting–Puawang yang menjadi salah satu akses penting masyarakat menuju Kabupaten Majene, khususnya bagi warga Desa Galung Lombok dan wilayah sekitarnya.

Sebelum mendapat penanganan, ruas jalan tersebut kerap dikeluhkan masyarakat karena mengalami kerusakan dan genangan air ketika hujan turun. Kondisi itu tidak hanya mengganggu kelancaran perjalanan, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian karena di sekitar kawasan itu terdapat sejumlah fasilitas pendidikan, termasuk sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Kondisi jalan yang kurang memadai berpotensi menyulitkan aktivitas masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.

Melalui pekerjaan rabat beton, masyarakat berharap kondisi jalan menjadi lebih baik, aman, dan nyaman dilalui. Penanganan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi persoalan genangan air yang selama ini menghambat mobilitas warga.

Penanganan sejumlah ruas jalan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Polman memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kualitas akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas publik.

Bagi masyarakat pedesaan, keberadaan jalan yang memadai memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta pergerakan barang dan jasa.

Jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mengurangi hambatan transportasi, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berlangsung lebih lancar dan efisien.

Di bawah kepemimpinan Bupati Samsul Mahmud, pembangunan infrastruktur jalan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga pedesaan yang menggantungkan aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari pada ketersediaan akses transportasi yang layak.

Meski demikian, kualitas konstruksi, kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis, serta ketepatan waktu penyelesaian tetap menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya menghadirkan jalan yang lebih baik, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here