MAMASA,- Guna menjamin keamanan masyarakat menjelang Hari Raya Natal, Komandan Kodim (Dandim) Kabupaten Mamasa, Letkol Inf.Stevi Palapa dan Sekretaris Umum Badan Pekerja Mejelis Sinode (BPMS) Gereja Toraja Mamasa (GTM) , Pdt.Yusuf Arta, angkat bicara dan memberikan sejumlah himbauan.

Dandim 1428 Mamasa, Letkol Inf. Stevi Palapa saat ditemui di kediamannya, rabu (9/12) mengungkapkan. Dalam hal menjamin keamanan masyarakat dalam menyambut natal tentu telah menjadi tugas TNI dan Polri sehingga peran dari Babinsa dan Babinkamtibmas tetap akan dimaksimalkan sehingga mulai dari pengamanan pelosok desa hingga di wilayah perkotaan tetap dalam suasana kondusif.

“Jajaran Kodim Mamasa dan Polres Mamasa tetap akan membangun sinergi sehingga deteksi dini proses pengamanan Natal tetap terkendali,”tutur Dandim.

Lanjut Stevi, Masyarakat juga sangat diharapkan kerjasama dalam hal menjaga stabilitas keamanan dengan tida mudah percaya pada informasi-informasi yang belum jelas dan bila ada hal mencurigakan segera melaporkan pada aparat keamanan terdekat.

Sementara Sekum BPMS GTM, Pdt.Yusuf Arta juga mengemukakan. Sesui surat edaran Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) maka disimpulkan bahwa kejadian yang berlangsung di Sulawesi Tengah adalah tindakan terorisme yang dilakukan kelompok tertentu bukan dari kelompok agama tertentu.

Sekum menerangkan, di wilayah Provinsi Sulteng ada 5 GTM di Napu dan 1 GTM di Palu sehingga perlu segenap warga jemaat GTM mendukung dan mendoakan tugas TNI dan Polri agar bangsa dan daerah tetap terjaga keamanannya.

“Warga jemaat juga dalam merayakan natal kiranya tetap meningkatkan kewaspadaan dan terlebih lagi mengedepankan protokol kesehatan sebab dalam kesempatan hari raya Natal Tahun 2020 tidak ada perlombaan dan hanya ibadah,”kunci Sekum.

(Hapri Nelpan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here